BP3TI Bakal Realisasikan Pembangunan Menara Telekomunikasi Lima Wilayah di Kapuas

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Kabar gembira bagi masyarakat lima wilayah di Kabupaten Kapuas yang selama ini mengharapkan adanya jaringan telekomunikasi. Karena Pemerintah Pusat melalui Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Kementerian Kominfo merespon positif  rencana pembangunan menara telekomunikasi di lima wilayah di Kabupaten Kapuas.

Lima wilayah itu yakni Desa Sei Pinang Kecamatan Mandau Talawang, Desa Supang Kecamatan Kapuas Hulu, Desa Jangkang Kecamatan Pasak Talawang, Desa Jakatan Pari Kecamatan Kapuas Hulu dan Palangkau Baru Kecamatan Kapuas Murung.

Respon positif dari pemerintah pusat tersebut terungkap saat Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat bersama Kadis Kominfo Kabupaten Kapuas H Nor Alamsyah bertemu dengan Dirut BP3TI Kementerian Kominfo, Anang Latif, dan Kepala Divisi Perencanaan Penyediaan Infrastruktur, Aradea di Kantor BP3TI Kemenkominfo Jalan HR Rasuna Said, Wisma Kodel Lantai 6 Jakarta, Kamis (18/5) pagi.

“Kami bersama Bapak Bupati melakukan kunjungan kerja dan silaturahim sekaligus meminta kepada pusat untuk dapat membangun tower di Kabupaten Kapuas,” kata Nor Alamsyah melalui pers riyang disampaikan Dinas Kominfo Kapuas kepada wartawan.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Kapuas telah mengajukan permohonan pembangunan menara telekomunikasi di lima wilayah tersebut. Pengajuan lima lokasi tersebut dinilai sangat prioritas lantaran sangat sulitnya komunikasi.

“Bayangkan kalau terjadi bencana alam dan bencana atau musibah keracunan seperti yang baru saja terjadi, maka sarana komunikasi sangat penting dalam rangka tindakan penanganan yang cepat,” ujar Nor Alamsyah.

Pembangunan menara telekomunikasi di lima wilayah Kapuas itu pun rencananya akan dilaksanakan tahun 2017, dan Tim Teknis BP3TI akan melakukan peninjauan ke lapangan. “Bapak Bupati juga menyampaikan terima kasih atas perhatian pusat ke daerah kita dan siap membantu bila ada kesulitan dilapangan,” tukasnya. (irf)

Comments
Loading...