Bantuan Kemensos Dirasakan Masyarakat Palangka Raya

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Kegembiraan terpancar di wajah Payem (65 th), warga Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya yang mengalami cacat kaki setelah diamputasi akibat  kecelakaan lalu lintas (lakalantas) sejak 16 tahun lalu.  Dimana,  perempuan paruh baya itu akhirnya menerima bantuan kursi roda dari Dinas Sosial (Dinsos).

Lurah Kalampangan Hadi Suwandoyo bersama Kasi Resos Penyandang Disabilitas Dinas Sosial Kota Palangka Raya, H. Marwoto beserta stafnya, menyerahkan lansung bantuan satu unit kursi roda untuk Payem dikediamannya, Senin (29/5).

Hadi Suwandoyo mengungkapkan keinginannya warganya itu untuk memiliki kursi roda sudah diharapkan sejak lama. Pihak kelurahan dibantu  petugas dari Dinsos terus menjembatani  dan mengusulkan agar Payem mendapatkan bantuan kursi roda dari pemerintah melalui Kementrian Sosial (Kemensos).

“Atas doa dari kita semua dan terutama doa ibu Payem beserta suaminya serta anak-anak maupun keluarganya yang lainnya, akhirnya Dinsos memberikan bantuan kursi roda. Bantuan ini tentu sangat berarti,”ungkapnya.

Dikatakan, selama 16 tahun sejak menjadi korban lakalantas dan  harus merelakan kakinya diamputasi, maka Payem kesulitan dalam menggerakan tubuhnya tanpa bantuan kursi roda. Hal itu juga dikarenakan Mengingat penghasilan keluarga yang masih belum mencukupi sehingga keluarganya tidak ada dana untuk membeli fasilitas penunjang bagi Payem.

“Kami ketahui selama ini Payem hanya menggunakan tempat duduk dari kayu yang diberi roda, hasil buatan dari keluarganya sendiri. Semoga dengan adanya bantuan kursi roda dari Dinsos dapat menjadi penyemangat sekaligus mengurangi beban Payem selaku warga Kalampangan dalam menjalani aktifitas sehari-hari. Kita berharap Dinsos terus memberikan bantuan kepada warga, sebab masih banyak Payem-Payem lain yang membutuhkan uluran dan batuan pemerintah, “tuturnya.

Adapun Kasi Resos Penyandang Disabilitas Dinas Sosial Kota Palangka Raya, H. Marwoto mengatakan, selama ini usulan bantuan yang dialamatkan ke Dinsos selalu ditampung. Hanya saja harus dilakukan berurutan berdasarkan usulan yang masuk.  Khusus untuk bantuan kursi roda kata dia, Dinsos selalu menyalurkan setidaknya tiga unit dalam satu tahun kepada warga yang sudah mengusulkan. Namun tidak menutup kemungkinan bantuan dari pusat pun seringkali dilakukan, pada saat event penting Kemensos. Semuanya tentu melihat dari kemampuan APBD maupun APBN.

“Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah melalui Dinsos terhadap warga yang membutuhkan. Tentu harapan semoga dengan bantuan tersebut dapat bermanfaat meringankan beban warga yang berkekurangan ,” imbuh Marwoto

Sementara Payem sendiri mengucapkan  rasa syukurnya atas bantuan tersebut. Ia mengaku sejak lama memimpikan bantuan kursi roda untuknya.

“Selama ini saya hanya bisa duduk melalui kursi kayu yang berukuran rendah dengan diberi roda buatan keluarga. Namun tetap sulit untuk beraktifitas. Ini karena kami tidak ada dana untuk membeli kursi roda. Terima kasih kepada pihak kelurahan dan Dinas Sosial yang telah membantu,”ucapnya.(AF)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...