Antisipasi Keterlibatan Anggota, Korem 102 Pjg Amankan Pelaku Judi Dadu Gurak

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) -Sekitar pukul 23:30 wib senin (15/05) kemarin malam, jajaran satuan Komando Resort Militer (Korem) 102 Panju Panjung (Pjg) berhasil mengamankan sejumlah pelaku yang diduga kuat melakukan kegiatan perjudian “Dadu Gurak” di Jalan Temanggu Tilung 16 Kota Palangka Raya.

Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari Informasi yang disampaikan oleh masyarakat melalui Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Palangka Raya yang bersurat ke pada Danrem 102 Panju Panjung dan Polres Palangka Raya, sekaligus memastikan apakah ada Anggota TNI yang terlibat didalam kegiatan judi “Dadu Gurak” yang Informasi sudah lama dilakukan di lokasi tersebut.

Peryataan tersebut disampaikan langsung oleh Kasi Intel Korem 102 Panju Panjung Letkol.Dedi Kurnia Harahap sebelum menyerahkan penanganan ke pihak Polres Palangka Raya selasa (16/05) di Makorem 102 Panju Panjung Jl. Imam Bonjol Kota Palangka Raya untuk ditindak dan diproses lebih lanjut.

“Kita sangat mengantisipasi jangan sampai dalam laporan yang disampaikan masyarakat ada anggota kita yang terlibat. Ternyata sampai disana, kita mendapatkan realita, apa yang disampaikan oleh DAD benar adanya” jelas Dedi ke sejumlah awak media.

Ketika aparat TNI melakukan penertiban serta menetralisir di lokasi kejadian, ujarnya ada sedikit perlawanan dari masa yang melakukan kegiatan judi dadu gurak. Dimana ketika itu, lanjutnya lagi anggota TNI sendiri tidak sempat menghubungi pihak-pihak manapun.

Sehingga ketika itu massa yang jumlahnya ratusan orang, ketika dilakukan penertiban lari ke setiap penjuru. Ketika itu lanjutnya lagi menambahkan, tinggallah sekitar puluhan orang yang dianggap “ngeyel” atau tidak membubarkan diri yang seolah-olah yang bersangkutan merasa ada yang melindungi.

“Akhirnya yang tidak mau membubarkan diri ini kita amankan. Dan berhasil diamankan saat itu ada sekitar empat orang diduga kuat bandar judi dadu gurak inisial H dan kawan-kawan yang, termasuk pemain. Uang tunai sekitar Rp.3 juta kita amankan, alat judi seperti dadu, mangkok lapak dan lain-lain” ujarnya menambahkan.

Disinggung terkait adanya indikasi Anggota TNI yang terlibat, Dedi menyampaikan lebih dalam lagi, ketika itu situasi tengah malam, dan keadaan di lapangan sangat kacau (berlalrian.red) sehingga meyulutkan petugas untuk mendeteksi apakah ada indikasi keterlibat anggota pada saat itu.

Upaya ini juga salah satu dari hasil koordinasi pihak Korem 102 Panju Panjung bersama jajaran Polres Palangka Raya yang dilakukan secara intensif bagaimana bersama-sama untuk mengatasi perjudian dadu gurak yang dianggap sangat meresahkan masyarakat Kota Palangka Raya khususnya dan Kalteng pada umumnya.

“Selanjutnya kita akan menyerahkan tersangka beserta barang bukti yang ada ke Polres Palangka Raya. Kedepan kita akan ada petunjuk dari Pimpinan untuk menjaga kodusifitas wilayah Kota Palangka Raya dan Kabupaten lainya untuk mengaktifkan patroli keliling di lokasi-lokasi atau titik yang berpotensi terjadinya kerawanan sosial” tutupnya. (arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...