Waspadai Secara Dini Kasus Pedofil Pada Anak

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Sebagaimana diketahui, selama ini kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur  kian marak terjadi  di wilayah-wilayah di Indonesia.

Berkaca dari itu, kata anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Hj Mukarramah, maka  sudah menjadi kewajiban agar semua pihak, mulai dari orangtua maupun pemerintah harus mewaspadai  adanya kondisi tersebut.

“Kita prihatin sekali banyaknya kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur , ini sangat jelas mengancam masa depan dan kehidupan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,”ungkapnya, Senin (24/4).

Untuk menghadapi hal tersebut lanjut Mukarramah, maka perlu kerjasama semua pihak untuk mewaspadai penjahat seksual terhadap anak atau yang lebih dikenal sebagai Pedofilia  yang sasarannya anak-anak menjadi  objek penyimpangan dari perilaku seks tersebut.

“Kita imbau kepada semua pihak terkait, seperti orang tua, guru dan pemerintah, agar menyikapi bahaya pedofilia ini terhadap anak-anak dan lakukan pengawasan yang intens,” jelasnya.

Selai itu, ungkap Mukarramah waspadai juga orang-orang baru ataupun yang sering berinteraksi terhadap anak-anak. Lalu, kenali pula perilaku yang aneh terhadap anak guna mendeteksi terjadi atau tidaknya pelecehan seksual itu.

“Orang tua dalam hal ini harus peka terhadap perilaku anaknya, karena tugas dari orang tua adalah salah satunya melakukan pengawasan melekat setiap saat,” bebernya.

Ditambahkan Mukarramah, penting juga pendidikan pengetahuan tentang seks sedini mungkin kepada anak, sehingga si anak dapat mawas diri terhadap perilaku ataupun tindakan tersebut.

“Bila kita pikir,  memang perlu adanya  pendidikan pengetahuan seks sedini mungkin kepada anak, sebagai bahan si anak dapat membedakan boleh atau tidak boleh dilakukan sebelum usia sudah matang untuk melakukannya. Ini dapat dilakukan dengan pemahaman melalui pendekatan pendidikan yang tersistem, baik yang dilakukan di sekolah maupun di rumah,” pungkasnya.(AF)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...