Wakil Ketua MPR RI Mahyudin Dukung Ibu Kota Pemerintah Negara di Palangka Raya

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Majelis Permusyawarahan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dikabarkan akan mendukung adanya Pemindahan ibu kota Pemerintah Negara Indonesia dipindahkan ke wilayah Kalimantan Tengah yakni di tiga Daerah seperti, Kota Palangka Raya, Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Katingan.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua MPR RI H. Mahyudin ketika diwawancarai awak media usai membuka dan mengikuti kegiatan acara sosialisasi 4 Pilar MPR RI ke puluhan pemuda-pemudi kamis (27/04) di salah satu gedung di Jl. A.Yani Kota Palangka Raya.

Mahyudin ketika itu menyampaikan, pada dasarnya dukungan yang diberikan MPR RI sendiri terhadap wacana pemindahan tersebut pada dasarnya untuk kebaikan Bangsa Indonesia jika Pemindahan Ibu Kota Pemerintah Negara dari Jakarta ke Kalimantan Tengah tersebut merupakan program strategis Nasional.

“Tentunya harus ada study lebih mendalam lagi baik dari sisi lingkungan, ekonomi, sosial dan sebagainya. Ini semua harus dilakukan pengkajian terlebih dahulu. Untuk belajarnya, kita bisa mencontohkan Negara-negara yang sudah berhasil seperti Brazil misalnya dengan maksud untuk mengejar ketertinggalan negara misa” jelas Mahyudin.

Dirinya juga mengharapkan, misalnya nanti wacana pemindahan ibu kota Negara benar-benar terjadi dimana letak wilayahnya berada ditengah-tengah Negara Indonesia, misalnya orang di wilayah Timur Indonesia datangnya lebih dekat, begitu juga dengan orang yang datang dari wilayah Barat.

Yang mana diharapkan lagi kedepanya pembangunan di wilayah Timur yang terkesan tertinggal dari pembangunan yang ada diwilayah pulau Jawa, pembangunanya agar lebih dipercepat lagi sehingga tidak ada kesan atau disparitas antara pembangunan pulau jawa dan diluar pula jawa.

“Kalau itu (dispatitas) yang terjadi menjadi kecil, maka rakyat Indonesia merasa, keadilan tersebut benar-benar tercipta. Sehingga kita semua juga merasa bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita Cinta bersama ini” jelasnya menambahkan.

Bahkan lanjutnya lagi lebih dalam, tidak ada lagi masyarakat Indonesia yang memiliki pemikiran untuk memisahkan diri atau memerdekakan diri tidak lagi terjadi dan dikubur dalam-dalam apabila semua merasa adil, merasa tidak terjolimi, merasa tidak didiskriminasi dan semua orang memiliki hak yang sama di seluruh Provinsi, Kabupaten dan Kota di Indonesia.(arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...