Tak Gentar, GP Ansor Tetap Ancam Hentikan Tabligh

MENARAnews, Pangkalan Bun (Kalteng) – GP Ansor Kabupaten Kotawaringin Barat mengatakan akan tetap mengancam menghentikan kegiatan Tabligh Akbar jika masih menggunakan tema yang mengandung istilah “Khilafah”.

Menurut Ketua GP Ansor Kabupaten Kotawaringin Barat, Abdul Sahel, pihaknya menilai penggunaan istilah “Khilafah” yang sering digaungkan oleh HTI tidak relevan jika diterapkan di Indonesia yang terdiri dari ribuan suku dan golongan.

“Istilah-istilah seperti ini yang malah dapat menciptakan disintegrasi antar bangsa Indonesia dan pada akhirnya hanya akan menguntungkan golongan mereka. Maka dari itu, kami (GP Ansor) beserta rekan-rekan dari Banser Kobar merasa terpanggil untuk mencegah hal tersebut,” ungkapnya.

Diungkapkan pula oleh Sahel bahwa pihaknya akan menyiagakan sekitar 100 pasukan yang bertugas untuk mengawal kegiatan Tabligh Akbar yang diselenggarakan HTI Kobar. Namun angka tersebut masih bisa bertambah karena GP Ansor Kotawaringin Barat memiliki sekitar 100 personel lagi yang dapat dijadikan tenaga pengamanan.

“Akan kami kawal kegiatan itu dan jika mereka masih menggunakan menyuarakan istilah itu, maka kami akan meminta pihak kepolisian untuk menghentikan kegiatan itu,” sebutnya.

Dirinya berkeyakinan niat dan upaya dari GP Ansor dan Banser Kotawaringin Barat mendapat ridho dari Tuhan YME beserta restu dari masyarakat Kotawaringin Barat. (riz)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...