Seminar PMKRI Cabang Banjarmasin Ingatkan Pentingnya Kualitas SDM

MENARAnews, Banjarmasin (Kalsel) – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Cabang Banjarmasin melaksanakan seminar berjudul “Tantangan Talent SDM Menyongsong Era Millenia”.
Dalam sambutannya, Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Cabang Banjarmasin, Dedy Koco Susilo,SH mengatakan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor kunci dalam reformasi ekonomi. Dalam hal ini, negara berkewajiban menciptakan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, memiliki keterampilan, kemampuan, kemauan, pengetahuan serta jiwa daya saing yang tinggi dalam menghadapi persaingan global.
Hal senada disampaikan Ketua Pelaksana Stepanus H, pemuda harus berperan aktif dalam era millenia ini. Semangat dan gebrakan yang mampu membuktikan bahwa pemuda lah yang berjuang.
Dibuka oleh Alumni PMKRI yang diwakili oleh Reddy Montana, SE, SH, seminar tersebut juga menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten dalam bidangnya diantaranya Dr. Robertus Maria Bambang Gunawan, SH, MM , M.Kn, Yohanes Radirusmansyah, SH, Yohanes Lie, SH, MM.
Dihadiri oleh 45 peserta dari WKRI, Komka Se-Banjarmasin dan Banjarbaru KMK, Pemuda Katolik, Mahasiswa Unlam dan Uniska Banjarmasin. “Kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian Dies Natalis PMKRI Banjarmasin yang akan dilaksanakan Bulan Mei nanti”, tutur Dedy.
Menghadapi tuntutan yang semakin tinggi menghadapi tantangan masa depan, Dedi mengatakan bahwa pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia, mempunyai posisi yang sangat dibutuhkan dalam upaya menjembatani perkembangan dunia yang semakin transparan dan global.
“Untuk itu perlu ada strategi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya, yang mengarah pada pembangunan sumber daya manusia yang seutuhnya baik pembangunan dalam bidang jasmani maupun rohani serta mental individu,” sebut Dedi.
Peningkatan kualitas SDM dilakukan melalui proses pendidikan, pelatihan, dan pembinaan serta menciptakan kondisi yang dibangun oleh setiap manajer dalam suatu organisasi baik bisnis maupun organisasi publik secara terstruktur dan profesional.
“Pendekatan mutu modal manusia (human capital quality) menekankan fungsi manusia (karyawan) sebagai faktor produksi yang amat penting selain modal finansial, teknologi, dan material, tambah Dedi.
Lemahnya kemampuan mutu SDM akan membawa implikasi pada proses produksi, daya kreasi dan keberlangsungan suatu organisasi dalam menghadapi era kompetisi dan tantangan masa era millenia serba teknologi saat ini. (Firman)

Comments
Loading...