Rumah Pintar Pemilu, Harapkan Ada Peningkatan Kesadaran Berdemokrasi di Kalteng

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) –  Dalam upaya menyukseskan program Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta untuk meningkatkan partisipasi pemilih baik secara kualitas maupun kuantitas dalam proses penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) sebagai ajang pemilihan pemimpin, pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan Rumah Pintar Pemilu KPU Provinsi Kalteng, KPU Kota Palangka Raya dan KPU Kabupaten Katingan.

Peresmian Rumah Pintar Pemilu di wilayah Kalimantan Tengah langsung dilakukan oleh Ketua Komisioner KPU RI, Juri Ardiantoro yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan disaksikan langsung oleh Pemerintah Provinsi Kalteng, KPU Kabupaten/Kota Bersangkutan, Kepolisian Daerah, TNI, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa dan Pelajar, Kamis (06/04) di Kantor KPU Kalteng Jl. Kota Palangka Raya.

Gubenur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Yuel Tanggara menjelaskan, tujuan adanya Rumah Pintar Pemilu secara khusus adalah untuk mengedukasi Masyarakat akan pentingnya pemilu dan demokrasi dengan cara memperkenalkan nilai-nilai pemilu dan demokrasi.

“Meningkatkan pemahaman tentang pentingnya demokrasi dan menambah kesadaran nilai-nilai demokrasi kepada seluruh segmen. Kita yakin adanya Rumah Pintar Pemilu ini memiliki peran penting untuk mendukung kelancaran dan peningkatan pemahaman masyarakat dalam mempersiapkan penyelenggaraan Pilkada 2018 Kalteng yang berkualitas,” jelas Yuel Tanggara.

Dirinya mengharapkan agar ke depannya setiap Kabupaten yang ada di wilayah Kalimantan Tengah dapat mendirikan Rumah Pintar Pemilu, agar masyarakat nantinya dapat lebih atusias terhadap penyelenggaraan pemilu serta bisa kritis dan cerdas untuk menghindari segala kecurangan demi terwujudnya pemilu yang bersih dan berkualitas.

Mengenai hal tersebut beberapa pelajar dan mahasiswa yang kebetulan hadir sangat mengapresiasi sekali adanya Rumah Pintar Pemilu khususnya di Kota Palangka Raya dan Provinsi. Seperti yang disampaikan Salasiah siswa Kelas XII di MA Hidayatul Insan.

“Dengan adanya Rumah Pintar Pemilu, Pelajar dapat mengetahui tentang pemilu, di sekolah tidak diajarkan. Dan ini sangat penting dan bermanfaat sekali buat kita,” jelas Salasiah ketika diwawancarai menaranews.com.

Hal senada juga disampaikan Rahmat Fauji salah satu Mahasiswa di IAIN Palangka Raya, adanya rumah pintar ini sangat bagus untuk dijadikan tempat pendidikan pemilu bagi masyarakat, mahasiswa, dan siswa sebagai penerus pemimpin daerah ke depan.

“Ide ini sangat kreatif sekali dan juga inovatif sebagai sarana dan prasarana pemahaman masyarakat. Karena ini adalah salah satu langkah awal, diharapkan ke depan kita juga berharap setiap Kabupaten diadakan Rumah Pintar Pemilu,” jelas Rahmat Fauzi.

Terkait hanya ada beberapa daerah yang mendirikan Rumah Pintar Pemilu di wilayah Kalteng untuk tahun 2017, Ketua KPU Kalteng Ahmad Syar’i diwawancarai menyampaikan, Daerah yang ditunjuk ditetapkan oleh KPU Pusat.

“Memang rencananya Kabupaten lainnya di Kalteng tahun 2018 akan ada lagi secara bertahap, semua Kabupaten/Kota di Kalteng sendiri nantinya sudah ada Rumah Pintar Pemilu walaupun anggarannya masing-masing Kabupaten hanya mencapai 35 Juta an,” jelas Syar’i menambahkan.

Disisi lain, Ketua KPU RI Juri Ardiantoro ketika itu menyampaikan, saat ini ada sekitar lebih kurang 50 persen Kabupaten atau Kota sudah ada rumah pintar pemilu dari 540 an Daerah yang ada. Untuk Provinsinya sendiri sudah semuanya ada.

“Secara umum adanya rumah pintar pemilu ini ada dua hal, pertama dari sisi untuk tempat KPU sendiri merancang sebagian program pendidikan pemilih, politik baik masyarakat umum atau kelompok masyarakat tertentu. Kedua bertujuan untuk membangun setinggi-tingginya tingkat partisipasi masyarakat,” jelas Juri Ardiantoro.

Selain itu sebagai tempat menyediakan data dan informasi terkait pemilu bagi siapa saja yang membutuhkan informasi. Semua dirancang setara bertahap baik dari fasilitas atau buku-buku yang tersedia. untuk persiapan Pilkada 2018 di 11 Kabupaten/Kota, KPU Provinsi Kalteng ujarnya harus menjadi koordator bagi pelaksanaan Pilkada.

“Jadi KPU Kalteng sendiri harus diperkuat terutama pada sektor organisasinya dalam pelaksanaan Pilkada, dan memastikan seluruh KPU yang ada di Kabupaten/Kota benar-benar siap untuk melaksanakan,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...