Refleksi Kepemimpinan Bupati, Ratusan Mahasiswa OKP Cipayung Padati Pancaniti Pandeglang

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Cipayung Cabang Pandeglang yang terdiri dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia). Aksi unjuk rasa digelar dalam rangka refleksi Pandeglang diusia yang tidak muda lagi, yaitu 143 tahun. Mahasiswa menilai bahwa saat ini Kabupaten Pandeglang belum maju karena masih banyak permasalahan di Pandeglang yang belum terselesaikan.

“Bupati Irna sering turun ke lapangan tapi hasilnya nihil”, tegas Ketua IMM Pandeglang Nurman saat menyampaikan orasinya di Panciniti Pandeglang. (13/04/2017)

Ia melanjutkan, banyak pemberitaan bahwa Kabupaten Pandeglang telah panen raya, tapi petani mengeluh dengan harga pagi yang masih murah.

Di tempat yang sama, Ketua GMNI Dean Bayu Pradana mengungkapkan, hingga saat ini Pandeglang belum maju, masih banyak masalah yang terjadi, salah satunya penetapan Pjs Kepala Desa.

“Bupati mengetahui aturan tapi kenapa dilanggar?”, tanya pemuda yang biasa disapa Deonk.

Senada dengan GMNI, Ketua HMI Pandeglang Ahmad Jaenudin membeberkan, saat ini masalah fundamental di Pandeglang masih belum terselesaikan, yaitu infrastruktur, reformasi birokrasi, bahkan masih banyak masyarakat Pandeglang yang belum memiliki rumah dan tanah.

“Masyarakat jauh dari kata sejahtera, jangankan sejahtera, bahkan masih jauh dari kata pra sejahtera”, imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PMII Pandeglang Ajat Sudrajat mencontohkan, pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Pandeglang masih bermasalah khususnya Kartu Berkah.

“Hingga saat ini belum ada kejelasan terkait Kartu Berkah, padahal program ini sangat efektif untuk mengentaskan rendahnya minat belajar masyarakat Pandeglang”

Ia berharap, Kartu Berkah tersebut harusnya terealisasi setiap tahun. (IY)

Comments
Loading...