Rakerwil II FKSPN Jateng, Pemerintah Mengajak Para Pekerja Untuk Menjaga Iklim Usaha

MENARAnews, Semarang (Jateng) – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Provinsi Jawa Tengah Wika Bintang menghadiri acara Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) ke-II Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) Provinsi Jateng, Jumat (21/04/2017).

“Saya hadir disini untuk mewakili Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang berhalangan hadir karena ikut menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Solo,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wika Bintang menyampaikan rasa prihatin atas adanya gugatan Apindo terhadap penetapan upah minimum di beberapa kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

“Kami prihatin dengan adanya gugatan Apindo terhadap upah minimum di Kota Semarang, Kab. Karanganyar dan Kab. Jepara. Alhamdulillah saat ini gugatan yang di Karanganyar akhirnya dicabut oleh Apindo. Keberhasilan ini atas peran berbagai pihak, khususnya adanya intervensi dari serikat pekerja yang luar biasa,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi, Wika Bintang juga berharap agar tuntutan lainnya dapat segera dicabut oleh Apindo

“Kami dari provinsi menyarankan agar gugatan Apindo di Kota Semarang juga bisa dicabut. Mohon Walikota Semarang dapat mengundang Apindo seperti halnya di Karanganyar untuk melakukan dialog, agar semuanya bisa berjalan sesuai dengan apa yang sudah ditandatangani gubernur,” tambahnya.

Meskipun Gubernur Jawa Tengah berhalangan hadir, namun sambutannya sempat dibacakan oleh Wika Bintang, sesaat sebelum membuka kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah menyampaikan harapannya kepada FKSPN agar mampu memperjuangkan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah dalam rangka perwujudan dan percepatan pembangunan daerah.

Selain itu, Gubernur Jawa Tengah berharap agar FKSPN dapat memberikan nilai lebih dalam meningkatkan peran dan fungsinya bagi peningkatan kehidupan masyarakat guna mewujudkan tujuan pembangunan.

Pada penutup sambutan yang dibacakan, Gubernur Jawa Tengah menghimbau agar seluruh lapisan pekerja untuk selalu menjaga iklim usaha di Jawa Tengah agar tetap kondusif. Dengan demikian, diharapkan Provinsi Jawa Tengah dapat menjadi magnet bagi masuknya investor, dalam rangka menumbuhkan perekonomian dan menciptakan lapangan pekerjaan. (da)

Editor: N. Arditya

Comments
Loading...