Polda Kalteng Musnahkan Sabu 190,45 Gram dari 4 Tersangka

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Kepolisian Daerah Polda Kalteng melalui Direktorat Narkoba (Ditnarkoba) beberapa hari lalu berhasil mengamankan empat tersangka atas tindak pidana Narkotika dengan barang bukti sabu seberat 190,45 gramgram ditambah dengan 77 butir ekstasi seberat 22,4 gram.

Empat tersangka yang berhasil diamankan atas pidana tersebut yakni, Rohadi Raya dengan barang bukti (BB) 4 paket sabu seberat 64,15 gram, Evi Puspitawati dengan BB 20 paket sabu seberat 20,45 gram, Amriyadi Syahnur dengan BB 11 paket sabu seberat 3,57 gram, dan Richad Purba dengan BB 5 paket sabu 102,2 gram.

Sehingg total BB yang berhasil diamankan dari empat tersangka tersebut sebanyak 79 peket sabu dengan total seberat 190,45 gram. Selanjutnya BB itu dimusnahkan oleh aparat Kepolisian yang disaksikan langsung Pemerintah Daerah dalam hal ini diwakili Kesbangpol Provinsi Kalteng, Kejaksaan, BNNP, dan BPOM Jum’at (21/04) di Mapolda Kalteng.

Sebelum dilakukan pemusnahan, sebelumnya barang bukti di uji terlebih dahulu dengan menggunakan alat yang disebut sebagai test kit. Adapun sejumlah barang bukti lain yang berhasil diamankan yakni, pipet kaca, Hand Phone, timbangan digital,dompet kecil, sendok sabu, plastik klip kecil dan barang lainnya.

Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko selaku Direskrim Narkoba Polda Kalteng ketika itu menyampaikan, keempat tersangka diamankan dari beberapa tempat yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat yang dihimpun atas informasi yang disampaikan oleh masyarakat.

“Selama lebih kurang satu bulan lamanya aparat melakukan pemantauan. dari hasil pengembangan tersebut, aparat berhasil mengamankan ke empat tersangaka dengan barang buktinya.” jelas Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko di Palangka Raya.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh beberapa tersangka, sabu dan pil ekstasi tersebut di beli dari jaringan narkotika salah satunya dari sodara EN, di Pontianak Kalimantan Barat, dikirim dua kali dalam satu bulan dengan jumlah pembelian sekitar 50 sampai 60 gram.

Atas perbuatan keempat tersangka, Kepolisian diancam dalam pasal Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat selama 6 Tahun.

Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng dalam hal ini diwakili oleh Kepala Kesbangpol Provinsi Kalteng, Berlin Sawal menyampaikan, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran sejak dilantik 25 Mei 2016 lalu telah berkomitmen menyatakan perang terhadap narkoba.

“Oleh karena itu, kinerja aparat untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Kalteng sangat didukung oleh Kepala Daerah. Pemerintah Daerah juga memberikan apresiasi dengan kegiatan pemusnahan sabu dan ekstasi seperti ini dengan harapan ke depan peredaran narkoba bisa meminimalisir peredarannya,” tutup Berlin Sawal.(arli)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...