Perusahaan Terkesan Tolak Niat Baik Petani, Ini Tanggapan Dayak Misik

MENARAnews, Sampit (Kalteng)  – Kelompok Tani Dayak Misik Kabupaten Kotawaringin Timur nampaknya meradang dengan sikap salah satu perkebunan besar swasta (PBS) di wilayah Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur yang tidak ada itikat baik bermitra dengan kelompok tani masyarakat dayak tersebut.

“Senin (10/4/) nanti kami dari tiga desa akan rapat di Desa Kandan, menyikapi masalah ini, namun dalam rapat tersebut rencananya kami akan menyepakati menghentikan kegiatan perusahaan,” tegas koordinator Kelompok Tani Dayak Misik, M. Jais K., Sabtu (08/04).

Dikatakan Damang Kepala Adat Kecamatan MB Ketapang ini, wilayah desa Kandan merupakan daerah kelompok tani yang menjadi prioritas bagi Dayak Misik Provinsi, namun betapa kecewanya para petani setelah keinginan tersebut tidak disambut dengan baik oleh perusahaan itu.

“Nanti setelah rapat hari Senin kami akan sampaikan semuanya, termasuk melalui media,” kata Jais.

Karena menurutnya keberadaan Dayak Misik di Kotim harus disambut dan didukung karena program tersebut sangat positif, ia tidak ingin program baik itu diabaikan oleh PBS yang selama ini melakukan investasi di bumi masyarakat dayak.

Kekecewaan Dayak Misik Kotim sendiri bukan tanpa alasan, pasalnya salah satu PBS itu sudah beberapa kali diundang, namun tidak dipenuhi dengan alasan belum ada respon dari manajemen Jakarta. Padahal keinginan kelompok tani itu hanya ingin mengajak bekerjasama.(Kontributor)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...