Pelayanan PDAM Pandeglang Dinilai Buruk

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Belasan pemuda yang mengatasnamakan Pleton Pemuda Kabupaten Pandeglang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pandeglang, aksi dilakukan dalam rangka dugaan kinerja Direktur Utama (Dirut PDAM) yang tidak baik. (25/04/2017)

Koordinator aksi Asrori mengatakan, PDAM adalah BUMD yang melayani masyarakat Pandeglang untuk meningkatkan fasilitas air bersih diwilayah kerjanya, namun prakteknya di lapangan banyak terjadi kejanggalan-kejanggalan yang dilakukan. “Ada pemasokan air yang sering terlambat ke rumah-rumah warga hampir satu minggu, pengaduan masyarakat tidak pernah ditanggapi. Padahal pembayaran air terus dilakukan”, tandasnya.

Ia menilai, PDAM hanya memikirikan bagaimana meraup keuntungan dari rakyat, tanpa berpikir memperbaiki kualitas pelayanan.

“Harusnya PDAM Pandeglang melakukan evaluasi kerja tiap tahun, karena dari tahun lalu hingga saat ini setiap penggalian air selalu menyalahi aturan-aturan”, tuturnya.

Menurut Permen PU No. 20 Tahun 2010, tambah Asrori, bahwa kedalaman penggalian air minimal 1,5 m, namun nyatanya yang ada di lapangan hanya 0,8 m. “Jika ini tidak dilakukan perubahan, maka ini namanya praktek pembiaran kinerja buruk”, tegasnya.

“Sekali lagi kami menuntut agar Dirut PDAM lebih memperhatikan keluhan masyarakat, tolong lebih responsif, kami disini hanya ingin menuntut hak rakyat, karena rakyat selalu membayar untuk mendapatkan air bersih, namun pelayanan yang didapatkan kurang baik, pengaduan yang tidak direspon dan keterlambatan pemasokan air berhari-hari adalah bukti buruknya kinerja Dirut PDAM”, tutupnya. (IY)

 

Comments
Loading...