PDDA Kumpulkan 32 Kantong Darah

MENARAnews, Banda Aceh (Aceh) – Pemuda Dewan Dakwah Aceh (PDDA) yang merupakan Ormas Kepemudaan berbasis dakwah islam mengadakan kegiatan bakti sosial berupa donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh (Selasa, 04 April 2017) di Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala.

Ketua Panitia Maman Abdullah mengatakan kegiatan sosial ini mengusung tema “Setetes Darahmu Menyelamatkan Nyawaku”. Tema tersebut diambil sebagai bukti bentuk solidaritas sesama muslim yang juga dilandasi dasar kemanusiaan. Sehingga setiap tetes darah yang kita keluarkan mampu membantu mereka yang sedang membutuhkan.

Kegiatan bakti sosial kali ini diselenggarakan oleh bidang Sosial Masyarakat (SosMas) Pemuda Dewan Dakwah Aceh yang memang memiliki visi dan misi yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat umum.

“Kegiatan kemanusiaan ini sangat bermanfaat dan tidak dipungkiri juga diminati oleh para pegiat kemanusiaan,” ujar Maman Abdullah.

Selain berfaedah amal ibadah, ini juga menjadi bentuk kepedulian kita dari sesama, oleh sesama dan untuk sesama. Sehingga dalam keadaan memiliki tubuh sehat pun kita harapkan menjadi suatu hal yang bermanfaat bagi masyarakat,” tandas Maman Abdullah, yg dipercayai sebagai ketua pelaksana kegiatan Donor darah tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala tersebut memang menjadikan mahasiswa sebagai target utamanya. Hal ini terlihat dari partisipasi mahasiswa seputaran kampus yang mulai peduli dan paham arti membantu sesama.

“Jika dihitung ada sekitar 50 lebih pendonor yang mendaftar. Dan dari jumlah tersebut terkumpul sekitar 32 kantong darah” pungkasnya.

Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan harapan dapat menumbuhkan akar-akar solidaritas yang mulai rapuh karena perbedaan.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi kegiatan rutin PDDA kedepannya karena sangat banyak manfaat yang didapat dari kegiatan seperti ini,” tutup Maman Abdullah.

Sementara Basri Effendi selaku ketua umum PDDA mengucap terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang terlibat, baik mahasiswa Fakultas Hukum, mahasiswa Unsyiah maupun PMI Kota Banda Aceh dan seluruh pengurus PDDA yang selalu berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.

Basri mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan PDDA sebagai pilar dakwah yang dekat dan melekat dengan masyarakat, baik kalangan civitas akademika maupun masyarakat umum.

“PDDA akan memperbanyak kegiatan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat agar dapat lebih menjalin kedekatan dengan masyarakat dan hal tersebut dapat dimulai melalui program donor darah dan kegiatan sosial lainnya,” jelasnya.

Program ini pun didukung secara baik oleh civitas akademika fakultas hukum karena selain kader dari Fakultas Hukum yang menjadi penyelenggara, Fakultas Hukum pun telah berkontribusi dengan menyediakan lokasi yang nyaman bagi pelaksanaan program tersebut hingga berakhir.

“Terimakasih banyak untuk seluruh elemen yang telah menyukseskan kegiatan ini. Semoga Allah Swt meridhoi setiap niat & perbuatan baik kita,” pungkas Dosen Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala tersebut.

Comments
Loading...