Palangka Raya Masuk Dalam Salah Satu dari 136 Lokasi Sadar Wisata

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Untuk meningkatkan potensi tersebut di wilayah Kalteng, Kementerian Pariwisata melaksanakan kegiatan di Pelabuhan Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya dimaksudkan agar dapat mendorong sinergitas penta helix dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi kepariwisataan Indonesia yakni menjadi tuan rumah yang baik dengan menetapkan unsur-unsur sadar wisata dan aksi Sapta Pesona antara lain, aman, tertib, bersih, indah, sejuk, ramah dan kenangan. Hal ini juga juga dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas kepariwisataan di Indonesia yang masih berada pada peringkat 50 dunia.

Mengenai Kegiatan yang dilaksanakan tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Komisi X, Asdi Narang yang juga selaku narasumber dalam kegiatan tersebut menyampaikan, Materi Sadar Wisata dan Sapta Pesona ditujukan agar dapat menjadi perilaku sehari-hari Masyarakat.

“Juga dapat turut dilibatkan secara langsung untuk aktif menemuken kondisi destinasi yang ada di sekitar mereka dari setiap unsur Sapta Pesona, serta bersama-sama mencari solusi untuk mewujudkan destinasi pariwisata berdaya saing,” jelas Asdi Narang, Kamis (27/04) di Palangka Raya.

Pada akhir kegiatan nantinya, peserta yang dilibatkan lebih kurang 200 orang itu diajak melakukan aksi bersih-bersih bersama sebagai tanda dimulainya gerakan sadar wisata di masing-masing daerah yang ada di seluruh Wilayah Kalimantan Tengah.

Dia juga menginformasikan, Pemerintah Indonesia telah menempatkan sektor pariwisata sebagai sektor utama untuk mempercepat dan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Dimana pada tahun 2019, sektor pariwisata ditargetkan memberikan kontribusi pada perekonomian (PDB) Nasional sebesar 80 persen.

Serta lanjutnya lagi, dapat menghasilkan devisa 240 Triliun, menciptakan 13 juta lapangan pekerjaan, meraih 20 juta kunjungan wisata mancanegara (wisman) dan 275 juta pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) di tanah air.

“Gerakan sadar wisata dilaksanakan di 136 lokasi di seluruh indonesia termasuk di lokasi di Kota Palangka Raya, baik melalui pendanaan pusat maupun melalui dekonsentrasi,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Kementrian Pariwista RI yang diwakili Kasi Internalisasi Sadar Wisata Romi Astuti menyampaikan, parawista yang ada di Indonesia merupakan harta yang dapat dikembangkan. Oleh sebab itu, gerakan Sadar Wisata tidak hanya dilakukan di Palangka Raya saja, tetapi juga dilakukan di 68 lokasi di Indonesia.

“Kita launching pertama Kali di wilayah Ambon selama ini kita sudah melakukan promosi besar-besaran baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Dan tahun ini pariwisata Indonesia naik dua tingkat ke rangking 50 di dunia,” jelas Romi Astuti diwawancarai.

Tujuan dari aksi ini jelasnya menambahkan, mengajak serta melibatkan masyarakat agar dapat bersinergi bersama dan sebagai bentuk persiapan masyarakat untuk menjadi tua rumah yang dapat menciptakan destinasi wisata yang mengacu kepada aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...