Mukomuko Layani Penerbangan Menuju Padang

Rute: Bengkulu dan Padang

MENARAnews, Kab. Mukomuko (Bengkulu) – Mukomuko akan kembali melayani penerbangan dari Bandara Mukomuko mulai 6 April 2017 setelah vakum cukup lama di awal tahun 2017 karena proses lelang maskapai.

Dari hasil lelang tersebut, maskapai Susi Air tetap menjadi pilihan sebagai moda transportasi udara pada tahun 2017 ini.

“Kita sudah mulai buka penerbangan lagi besok (hari ini), jadwalnya sudah masuk terhitung Maret hingga Desember 2017,” ungkap Kepala UPBU Mukomuko, Irpansyah Putra Rahman, SE, kepada awak media.

Ia menyampaikan, untuk rute penerbangan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yaitu dengan menghapus rute menuju Muaro Bungo, Jambi, digantikan menuju Padang, Sumatera Barat.

Pengajuan kembali rute Mukomuko-Padang ini dinilai cukup sulit karena sebelumnya pernah dibuka rute tersebut namun gagal akibat harga tiket yang terlampau mahal.

“Sangat bersyukur rute Padang itu sekarang sudah ada, itu perjuangan yang tidak mudah, dan untuk kali ini itu subsidi, jadi tiketnya tidak semahal dulu,” ujarnya.

Ia menuturkan, alasan dibukanya rute Padang karena menilai kebudayaan masyarakat Mukomuko memiliki kedekatan dengan Sumatera Barat sehingga diperkirakan banyak warga Mukomuko yang akan menggunakan trasnportasi udara menuju Padang ketimbang Muaro Bungo.

Jadwal penerbangan itu sendiri yakni Padang-Mukomuko-Padang pada hari Senin dan Kamis sementara Bengkulu-Mukomuko-Bengkulu pada Senin, Kamis, dan Jumat.

“Nanti kita akan menggunakan pesawat jenis Cessna Caravan dengan 12 seat, dari Padang dan Bengkulu itu pesawat berbeda, jadi pakai dua pesawat,” katanya.

Terkait harga tiket yaitu berkisar antara Rp 320 ribu sampai Rp 340 ribu sudah termasuk airport tax, namun hanya untuk sembilan seat karena tiga seat disiapkan untuk pejabat daerah.

Tetapi, apabila dalam 1 jam tidak ada konfirmasi keberangkatan maka dapat dijual kepada penumpang umum.

“Kita sangat berharap dengan aktifnya kembali penerbangan Bandara Mukomuko dapat dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya pejabat daerah dalam setiap perjalanan pribadi atau dinas karena dapat menghemat waktu menuju Padang atau Bengkulu yaitu hanya menempuh paling lama 1 jam,” pungkasnya. (AL)

Comments
Loading...