Mukomuko Belum Ada Hutan Sosial

Status KPHP jadi kendala utama

MENARAnews, Kab. Mukomuko (Bengkulu) – Program perhutanan sosial yang dicanangkang Presiden Joko Widodo dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan belum dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Mukomuko.

Dari 12,7 juta hektare lahan hutan yang ditargetkan dalam realisasi program ini, sekitar 107 ribu ha berada di Provinsi Bengkulu, namun dari angka tersebut tidak tercatat berada di Kabupaten Mukomuko.

Terkait hal itu, pejabat Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Mukomuko, M. Rizon, S.Hut, M.Si menyampaikan, belum optimalnya program tersebut di Mukomuko karena terkendala status kelembagaan KPHP yang belum jelas.

“Memang benar, dari Mukomuko belum ada, kedndalanya karena saat ini secara personil maupun kelembagaan, KPHP ini belum jelas,” ungkapnya ketika dikonfirmasi awak media beberapa waktu lalu.

Namun demikian, KPHP Mukomuko tidak lepas tangan begitu saja dan terus melakukan pembinaan serta penguatan kelompok tani yang direncanakan akan diarahkan pada pola kemitraan pengelolaan hutan.

Ia menyampaikan, KPHP Mukomuko lebih mengarahkan masyarakat dalam realisasi program perhutanan sosial pada pengelolaan melalui pola kemitraan dibandingkan Hutan Kemasyarakatan, Hutan Tanaman Rakyat atau pun Hutan Desa.

Alasannya, pengelolaan melalui pola kemitraan memiliki proses pengajuan dan pelaksanaan yang lebih cepat serta mudah.

“Kita terus lakukan pembinaan kepada kelompok tani, saat ini terdapat sekitar 20 kelompok tani yang sudah masuk, enam diantaranya sedang dalam proses verifikasi di UPT Lampung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini memang Mukomuko belum optimal dalam realisasi program tersebut, namun diprediksi pada Mei mendatang seiring dengan dikeluarkannya Pergub terkait posisi KPHP maka ada 20 kelompok tani yang siap menjalankan program tersebut.

Ia mengungkapkan, untuk Kabupaten Mukomuko dari total luas hutan yang dikelola KPHP yaitu sekitar 75 ribu ha, sekitar 40 ribu ha kawasan hutan yang dapat dikelola melalui program ini, sementara sisanya berada dalam pengelolaan KPHP dan juga termasuk dalam blok perlindungan.

Kedepan, KPHP Mukomuko akan mesosialisasikan program ini ke masyarakat agar dapat berjalan lebih optimal dan mampu mensejahterakan masyarakat khususnya yang berada di sekitar maupun di dalam kawasan hutan.

“Kita berharap agar jangan lagi hutan hanya dijadikan tontonan masyarakat saja, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraannya, sesuai dengan tujuan utama program ini,” tutupnya. (AL)

Comments
Loading...