Muhammadiyah Harus Tegas Terhadap Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Banyak Amal Usaha Muhammadiyah dengan cara pengelolaannya tidak sesuai aturan yang ada di Muhammadiyah.  Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kapuas, Jalaluddin setelah mengikuti acara Musyawarah Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Rapat Koordinasi Angkatan Muda Muhammadiyah Se-Kalimantan Tengah.

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Muhammadiyah, salah satunya Kapuas.

“Dalam Amal Usaha Muhammadiyah, mereka tidak mengatakan apa yang disemboyankan oleh pendiri Muhammadiyah KH. Ahmad Dahlan,  “Hidup-hiduplah Muhammadiyah,  jangan cari hidup di Muhammadiyah”. Akan tetapi setelah memimpin di Amal Usaha Muhammadiyah, mereka tidak lagi mengagap Muhammadiyah sebagai organisasi yang harus mereka hidupkan dan besarkan,” kata Jalaludin.

Muhammadiyah seharusnya lebih tegas dan selektif dalam menentukan pimpinan amal usaha, terutama kepala sekolah Muhammadiyah.  Bahkan ada informasi dari daerah lain,  yang pimpinan amal usahanya tidak paham dengan garis koordinasi Angkatan Muda Muhammadiyah,  terutama Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yang harus diayomi oleh kampus Muhammadiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah yang harus diayomi dan dibina oleh sekolah-sekolah Muhammadiyah.

“Oleh karenanya,  pimpinan Amal usaha Muhammadiyah harus paham dan mengerti garis koordinasi organisasi otonom di bawahnya. Kalau ada Pimpinan Amal Usaha ataupun yang bekerja di Amal Usaha yang tidak mau ikut aturan Muhammadiyah, sebaiknya segera di ambil tindakan, kata Jalal di dalam sidang pleno yang disetujui dengan gegap gempita oleh peserta rakor,” pungkasnya. (zn)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...