Menteri PUPR Minta Rusun Bisa Lebih Layak Huni

MENARAnews, Medan (Sumut) – Peremajaan Rumah Susun (Rusun) Sukaramai Medan diperkirakan rampung dalam 18 bulan. Peremajaan rusun tersebut akan dilakukan terhadap 14 tower berlantai 4 yang akan nantinya akan dibangun menjadi 4 tower dengan 20 lantai atau mencapai 2.064 unit. Pembangunan akan dibagi ke dalam beberapa tahap.
“Kata Pak Dirut Perumnas, Rusun Sukaramai ini ditargetkan akan selesai dalam waktu 18 bulan. Itu janji Pak Dirut,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU PR), Mochamad Basoeki Hadimoeljono dalam Groundbreaking Rusun Sukaramai di Komplek Asia Mega Mas, Rabu (05/04/2017).
Peresmian Rusun itu untuk mendukung program sejuta rumah untuk rakyat. Basoeki menambakan inovasi menjadi contoh pembangunan dan peremajaan. Apalagi inovasi tersebut dilakukan di Medan.
“Saya berharap dengan groundbreaking ini rusun ini menjadil lebih baik dan lebih layak di perkotaan,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri BUMN Rini Soemarno yang ikut dalam rombongan tersebut mengatakan, pembangunan Rusun itu tidak menggunakan dana APBN. Dia pun berharap agar nantinya Rusun tidak terkesan kumuh dan tidak layak huni.
“Saya berharap dengan groundbreaking ini rusun ini menjadil lebih baik dan lebih layak di perkotaan,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Sumut Tengku Erry dalam sambutannya mengatakan, saat ini di Sumut ada 192 ribu unit rumah tidak layak huni. Untuk itu, hal ini perlu menjadi perhatian stakeholder, dalam hal ini Perumnas, pemerintah daerah, para asosiasi perumahan dan termasuk koperasi bersama-sama dalam mengejar target program sejuta rumah untuk rakyat.
“Bapak Menteri dan Ibu Menteri serta Pak Jaksa Agung, kita juga mengalokasikan dana untuk merehab rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni sebanyak 1.000 rumah setiap tahunnya. Ini juga kita lakukan untuk mendukung program sejuta rumah tersebut,” ucap Tengku Erry.
Sementara Dirut Perumnas, Bambang Triwibowo menyampaikan, peremajaan rusun tersebut akan dilakukan terhadap 14 tower berlantai 4 yang akan nantinya akan dibangun menjadi 4 tower dengan 20 lantai atau mencapai 2.064 unit.
Tahap pertama akan dibangun 2 tower dengan total unit sebanyak 1.344. Peremajaan ini juga dilakukan di atas lahan seluas 17,717 meter persegi dengan tipe hunian studio 18 meter persegi hingga 3 kamar tidur. Sebanyak 5 tower lama akan diremajakan dengan total unit hunian sebanyak 374 unit.
“Pendanaan kita dari internal. Banyak sumbernya. Termasuk dari bank. Dan sentraland itu memang namanya bukan bekerja sama dengan sentraland,” ucapnya.
Bambang menjelaskan, pada saat proses pembangunan tahap pertama dilakukan, kegiatan relokasi kepada penghuni pun paralel dilakukan dengan memberikan kompensasi 2 tahun kepada penghuni lama untuk mendapatkan hunian peralihan sementara yang tidak jauh dari lokasi tersebut.
“Peremajaan rusun tersebut dilakukan untuk mewujudkan program sejuta rumah sekaligus menciptakan kualitas hunian yang lebih baik khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” tandasnya.
Basoeki dan Rini juga didampingi dua menteri lainnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil. Selain itu, jaksa Agung HM Prasetyo juga ikut dalam rombongan. (yug)
Comments
Loading...