Lagi.. Pelaksanaan HUT Pandeglang Mendapat Kritikan Mahasiswa

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Sejak Maret lalu, rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pandeglang sudah dimulai, rangkaian pertama diawali dengan Jalan Santai yang dilakukan di Alun-alun Menes dan puncak acara HUT digelar di Alun-alun Pandeglang dalam bentuk Resepsi hingga pergelaran seni.

Ketua Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) Pandeglang Rian menilai,
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pandeglang seharusnya lebih mendasar agar terasa manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya berbentuk atau terlihat seremonial dan penghamburan anggaran belaka.

“Karena dari setiap rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Pandeglang itu memakan biaya yang cukup besar dan jika itu digunakan untuk kegiatan-kegiatan sosial untuk membantu masyarakat yang tidak mampu, tentunya HUT Pandeglang akan lebih terasa manfaat dan esensinya”, bebernya.

Menurutnya, Pandeglang yang memiliki icon Kota Santri, seharusnya juga bisa menampilkan acara-acara yang bersifat religius dan melibatkan pesantren-pesantren yang ada di Kabupaten Pandeglang.

“Dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pandeglang berupa acara Tablig Akbar, seharusnya itu ditambahkan dengan Istigosah, doa bersama dengan melibatkan para Ulama, Kiai, Ustad dan masyarakat agar Kabupaten Pandeglang selalu dilindungi dan diberikan kemakmuran karena akhir-akhir ini Kabupaten Pandeglang sering tertimpa bencana alam maupun masalah sosial lainnya”, pungkas Rian. (IY)

Comments
Loading...