Kejar Tahanan Kabur, Polres Tabalong Bentuk Tim Khusus

MENARAnews, Tabalong (Kalsel) – Pihak Kepolisian Resort Tabalong kembali disibukkan dengan pencarian salah seorang tahanan kejaksaan yang kabur atas nama Mahyudi alias Yudi bin Jumansyah, asal Kota Loajanan, Provinsi Kalimantan Timur.

Tahanan kasus pencurian dengan pemberatan ini melarikan dari Kantor Pengadilan melalui pintu belakang pengadilan setempat.

Kapolres Tabalong, AKBP Hardiono, melalui Kabag Ops, Kompol Fauzan Ariyanto, ketika dikonfirmasi membenarkan saat ini pihaknya berupaya untuk menangkap tahanan yang kabur dari Kantor Pengadilan Negeri Tanjung usai menjalani sidang atas kejahatan yang dilakukannya.

“Kita telah diminta oleh pihak Kejaksaan Tanjung untuk membantu melakukan pencarian terhadap tahanan yang melarikan diri kemaren,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (26/4).

Untuk melakukan pencarian itu sendiri, pihaknya telah membentuk tim satgas khusus yang akan membantu melakukan pencarian.

Fauzan menyakini bahwa tahanan tersebut sementara diduga masih berada di Wilayah Hukum Kalimantan Selatan.

Hal tersebut dikarenakan tahanan bukanlah masyarakat asli Tabalong ataupun Prov. Kalsel yang tidak menguasai geografis wilayah. Terlihat dari hasil pemeriksaan di lapangan, tahanan terlihat bingung saat mau kabur, bebernya.

Saat ini, tambahnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan polres maupun polda lainnya. Karena Tabalong diapit dua provinsi yaitu Provinsi Kalteng dan Kaltim, koordinasi dilakukan polda luar.

Dalam pencarian ini, ungkapnya, pihaknya melakukan semua upaya agar pelarian tahanan dapat segera dihentikan, salah satunya dengan melakukan pendekatan terhadap keluarga tahanan.

Pihaknya juga meminta bantuan pada sarana IT yang ada di Polres Tabalong dalam upaya untuk mendapatkan tahanan tersebut. “Dalam pencarian ini, kita tetap menggunakan prosedur-prosedur yang berlaku di Kepolisian,”ujarnya.

Pihaknya juga telah melakukan razia di perbatasan-perbatasan agar ruang gerak tahanan yang kabur tersebut menyempit. “Saya sudah meminta seluruh polsek yang ada di perbatasan untuk melakukan razia dan pemeriksaan terhadap mobil atau sepeda motor yang lewat baik itu barang atau pun orangnya,” ujarnya.

Fauzan menegaskan pihaknya akan selalu berupaya untuk mendapatkan kembali tahanan yang kabur tersebut. dirinya menghimbau kepada masyarakat yang melihat orang dengan gerak – gerik mencurigakan agar segera melapor ke kepolisian.

Dari informasi yang berhasil kita himpun di lapangan menyebutkan bahwa tahanan kabur atas nama Mahyudi melarikan sesaat setelah sidang atas kasus yang menjeratnya. Dengan alasan ingin buang air di toilet, tahanan melarikan diri lewat pintu belakang pengadilan.(Kn)

Comments
Loading...