Kedapatan Merampok, Pria Buta di Langkat Dihajar Massa

MENARAnews, Langkat (Sumut) – Sungguh naas nasib Pendi Romli (54). Pria penyandang tunanetra ini harus nginap di sel Mapolres Binjai. Dia dan temannya Rachmatsyah (42) melakukan perampokan di Jalan Stasiun, Kelurahan Pekan Selesai, Langkat, Senin (03/04/2017).
Yang lebih pelak, Keduanya ditangkap usai diamuk massa. Keadaan mereka pun babak belur karena menerima bogem mentah massa yang mengamuk. Keduanya merampok seorang pengunjung rumah makan di kawasan itu.
Pendi tercatat sebagai warga Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan dia baru empat hari tinggal di Kota Binjai. Sedangkan Rachmatsyah adalah warga Kelurahan Brengam, Kecamatan Binjai Kota.
Dalam menjalankan aksinya, keduanya melakukan pengintaian dari atas sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BK 5118 RAK, di depan galeri mesin anjungan tunai mandiri (ATM) yang ada di salah satu supermarket di kota tersebut.
Setelah mengintai kedua pelaku menemukan korbannya. Cimin (52), warga Dusun V, Desa Setungkit, Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat baru saja keluardari Rp. 2 Juta dari ATM.
Cimin menyimpan uang itu di dalam jok sepeda motor Honda Revo bernomor polisi BK 6518 PAH yang dikendarainya.
Pelaku langsung mengikuti korbannya. Sesampainya di salah satu rumah makan, korban memarkirkan kendaraan.  Melihat situasi aman dan motor korban tanpa pengawasan, para pelaku langsung menjalankan aksinya mencongkel bagasi jok motor korban dengan menggunakan kunci T.
Namun saat akan membawa kabur uang tersebut, aksi pelaku diketahui korban. Korban langsung meneriaki pelaku dan berusaha mengejarnya. Kedua pelaku yang panik kemudian mencoba melarikan diri, namun mereka berhasil ditangkap setelah terjatuh akibat baju mereka ditarik oleh istri korban yang kebetulan tiba di rumah makan tersebut.
Setelah tertangkap, warga yang berada di sekitar lokasi kejadian langsung menghajar keduanya hingga babak belur. Sejumlah warga bahkan sempat memprovokasi warga lainnya untuk membakar pelaku hidup-hidup. Beruntung, disaat bersamaan ada personel Polres Binjai yang melintas dan langsung mengamankan pelaku ke kantor polisi.
Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Lengkap Tarigan saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia mengaku kedua tersangka saat ini sudah berada di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.
“Iya benar, tersangka berikut barang bukti uang tunai dan dua unit sepeda motor sudah kita amankan ke markas. Korban juga sudah membuat laporan. Salah satu korban penyandang tunanetra. Kerugian akibat tindak pidana ini mencapai Rp.7 Juta,” pungkasnya saat dikonfirmasi, Selasa (04/03/2017). (Yug)
Comments
Loading...