Kapolri Launching Program SPIS Kota Bandar Lampung

MENARAnews, BL (Lampung) – Dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban di Kota Bandar Lampung, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (KAPOLRI) Jenderal Pol Drs. H. M. Tito Karnavian, M.A.,Ph.D melaunching sebuah sistem yang dapat mengintegrasikan pelayanan dan keamanan dari aparat keamanan dengan nama Program SPIS (Serve and Protect Integration System) di kota berslogan ragom gawi itu, Jumat (7/4/2017) pukul 14.30 WIB.
Selain dihadiri oleh jajaran dari Kepolisian RI, acara yang dilaksanakan di Mapolresta Bandar Lampung itu juga dihadiri oleh Irjen Pol Drs. Soedjarno Kapolda Lampung, Drs. Herman HN, M.M Walikota Bandar Lampung, Brigjen Pol Bonafasius Tampoi Wakapolda Lampung, Yusuf Kohar Wakil Walikota Bandar Lampung, Wiyadi Ketua DPRD Kota Bandar Lampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono Kapolresta Bandar Lampung, Letkol Arm Didik Hermono Dandim 0410/KBL, jajaran Forkompimda Kota Bandar Lampung, para pimpinan OPD dan Camat se-Kota Bandar Lampung, dan ratusan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kapolri memberikan apresiasi kepada Walikota dan Kapolresta Bandar Lampung atas implementasi Program SPIS. “Hal ini sejalan dengan perintah Presiden RI agar semua instansi pemerintah lebih dekat dan berarti bagi masyarakat” ujarnya.
Kapolri menekankan bahwa pelayanan publik harus dapat dirasakan masyarakat agar masyarakat paham ada kehadiran negara. “Layanan publik oleh Polri harus ditingkatkan dan Polri fokus pada masalah layanan publik berbasis IT yakni pelayanan aplikasi online kecepatan mendatangi TKP untuk melayani masyarakat, sehingga sistem ini dapat menjadi tulang punggung polisi” paparnya.
Untuk itu, Kapolri mengharapkan masyarakat mendownload aplikasi SPIS untuk masuk system dimana terdapat panic button yang ketika ditekan akan segera terhubung dengan polisi yang masuk dalam member untuk mendatangi lokasi pemanggil dengan cepat. “Kedepan kita harus mensosialisasikan agar masyarakat ikut aplikasi SPIS dan operator membuat mindset anggota Polri untuk datang ke TKP dengan segera saat ada laporan dari masyarakat” imbuhnya.
Terkait hal tersebut, Walikota Bandar Lampung Drs. Herman HN, M.M. juga menjelaskan bahwa kriminalitas di Kota Bandar Lampung, diantaranya begal dan narkoba sudah nampak nyata berkurang. “Nantinya akan ada tombol panik yang diletakkan di 252 lingkungan Kota Bandar Lampung, dimana diharapkan bila tombol panik tersebut ditekan maka dalam 5 menit aparat keamanan akan datang berkumpul di lokasi tersebut” ungkapnya.
Dirinya mengharapkan dengan adanya launching Program SPIS itu,  laporan jalur cepat tersebut efektif untuk menyelesaikan persoalan keamanan, sehingga kualitas keamanan di Kota Bandar Lampung akan meningkat. (GD)
Comments
Loading...