Jabatan Sekda Kota Palangka Raya Terkendala Di Tingkat Provinsi Kalteng

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Masih belum jelasnya  posisi untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, selama ini terus dipertanyakan, terutama oleh kalangan anggota DPRD kota setempat. Bahkan pada  saat rapat paripurna ke-4 masa sidang I tahun sidang 2017, pihak DPRD mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, agar secepatnya memiliki Sekda Definitif.

Menjawab hal tersebut Walikota Palangka Raya, HM Riban Satia mengaku pihaknya sudah melakukan penunjukan Tim Panitia Seleksi (Pansel), dan sudah diajukan ke Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kalteng.

“Kita selalu mengacu dengan peraturan perundang-undangan Aparatur Sipil Negara (ASN), artinya setiap proses pengajuan pejabat harus melalui proses lelang yang dilakukan oleh Tim Pansel. Kita sudah ajukan semua itu. Kenapa ke provinsi, karena anggota Tim Pansel perwakilannya adalah  berasal dari pihak Pemprov, yang secara aturan sebagai penyeleksi Sekda di tingkat pemerintah kota,” ungkapnya, Senin (03/04).

Hanya saja lanjut dia, seiring pengajuan tim pansel tersebut, hingga sampai sekarang belum ada jawaban dari pemerintah provinsi itu sendiri.

“Kan sampai saat ini belum turun, Kami sebenarnya berharap secepatnya jangan berlama lama lagi, tentu demi berjalannya pemerintahan,” ujarnya.

Disadari kata lanjut dia, belum turunnya surat balasan dari pemerintah provinsi terkait dengan keberadaan tim pansel sekda definitif untuk Kota Palangka Raya, lebih disebabkan pihak pemerintah provinsi juga mengalami hal yang sama, belum lagi menghadapi sejumlah perombakan maupun perubahan pejabat SKPD, termasuk jabatan Sekda Provinsi yang juga masih belum definitif, sehingga memungkinkan turut berpengaruh terhadap proses yang dilakukan pemerintahan di tingkat kota, terutama dalam sudut pandang aturan.

“Ya, bila setelah itu selesai Tim Pansel dapat segera melakukan lelang jabatan Sekda definitif. Kalau kami maunya prosesnya satu bulan selesai, setidaknya bulan April ini ditargetkan pemko akan memiliki Sekda definitif,” cetusnya.

Harus diakui lanjut Riban keberadaan Sekda definitif, sangat diperlukan oleh Pemko Palangka Raya saat ini, terlebih sejumlah jabatan untuk kepala dinas maupun badan lingkup Pemko Palangka Raya masih ada yang lowong, sehingga secara aturan, Sekda definitif mempunyai wewenang melakukan seleksi untuk melakukan lelang jabatan.

“Kembali ke soal Sekda definitif, pemko meminta kepada pemerintah provinsi terutama tim pansel, agar tidak mempromosikan calon sekda dari luar Pemerintah Kota Palangka Raya, Pemko masih memiliki sejumlah abdi negara yang mumpuni, baik dalam pengalaman maupun eselonnya. Ya, kalau ada usulan dari luar, tentu kami akan mengkoordinasikan dulu dengan Kemdagri atau Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” tutupnya.(AF)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...