ISPU Belum Beroprasi Karena Masalah Teknis

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Dalam rangka optimalisasi penanganan maupun pemantauan terhadap pencemaran udara ataupun kualitas udara, maka keberadaan alat ISPU (Indeks Standar Pencemaran Udara) sangat diperlukan. Seperti keberadaan alat ISPU yang dipunyai Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya. Namun sayangnya alat pendeteksi keadaan cuaca yang berdiri di seputaran kawasan Bundaran Besar (Bunbes) tersebut , kini sedang mengalami masalah teknis, sehingga membuat instansi  Badan Lingkungan Hidup (BLH)  Kota Palangka Raya, tak bisa memantau kualitas udara.

“Alat ISPU yang merupakan hibah pemerintah pusat belakangan ini mengalami masalah. Data output yang di keluarkan kacau dan tidak sesuai aslinya. Karenanya  alat tersebut terpaksa dimatikan, untuk mencegah penafsiran dan kegelisahan di masyarakat,”ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Rawang, Jumat (28/4).

Dikatakan alat ISPU, selama ini sangat diperlukan  untuk mengetahui kualitas udara, namun  menurut laporan yang didapatkan dari petugas BLH kota , alat ISPU mengalami gganguan secara teknis, terutama di sebabkan oleh belum stabilnya koneksi jaringan dari iseptor ke alat output.

“Alat ini terhitung masih baru, sehingga masih dalam tahap pengujian selama enam bulan, dengan jaminan operasional selama lima tahun. Meningat kondisi alat mengalami masalah teknis, akhirnya kami melaporkan langsung  ke pihak kementrian pusat untuk dilakukan proses penanganan,”imbuhnya.

Pihak BLH lanjut dia, berharap agar pihak ketiga yang menangani hibah alat ISPU  tersebut dapat segera menyelesaikan permasalahan teknis yang ada. Sehingga dengan secepatnya masyarakat dapat kembali merasakan manfaat alat pendeteksi udara yang memang sangat berfungsi dan bermanfaat penting bagi masyarakat.

Apalagi, lanjut Rawang, tidak akan lama lagi terjadi perubahan iklim yakni dari musim penghujan ke  musim kemarau panjang, yang bisa saja akan terjadi kebakaran hutan dan lahan sehingga menyebabkan kabut asap. Dalam kondisi demikian, maka alat ISPU memiliki peranan penting sebagai indikator keadaan udara.

“Alat ISPU baru terpasang sejak tahun 2016 lalu. Alat ini merupakan hibah dari pemerintah pusat. Sedangkan alat pendukung ISPU  masih berstatus pinjam pakai  belum diserahkan secara resmi oleh pihak Kementerian LHK , seperti monitor, display, komputer dan segala alat-alat penunjang lainnya  ditempatkan di halaman kantor Kecamatan Jekan Raya,”tutupnya.(AF)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...