Ini Yang Dipaparkan Bupati Kapuas Kepada Kapolda Kalteng

Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat bersama Kapolda dan Kapolres Kapuas

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Dalam kunjungan Kapolda Kalteng Brigjen Pol Drs Anang Revandoko di Polres Kapuas, Kamis (13/4/2017). Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat memaparkan kepada Kapolda tentang kondisi di wilayahnya yang terdiri dari daerah pasang surut dan non pasang surut.

Kabupaten Kapuas, kata Ben, terdiri dari dua wilayah besar yaitu wilayah non pasang surut bagian atas dan bagian pasang surut. “Bagian pasang surut menghasilkan beras yang membanggakan, dimana kabupaten ini mendukung Kalimantan Tengah 51 persen kebutuhan beras dari Kapuas,” ungkapnya.

Sedangkan bagian wilayah non pasang surut. Menurut Bupati Kapuas disana banyak terdapat tambang-tambang, baik batu bara, emas, zircon dan lainnya termasuk kebun. Adapun luas Kabupaten Kapuas, kata dia, seluas 14.999 meter kuadrat.

Selanjutnya penduduk Kapuas berjumlah sebanyak 412.830 ribu jiwa. “Mudah-mudahan akan semakin bertambah, dalam arti bertambah sumber daya manusianya yang ke depan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ben Brahim juga menginformasikan kepada Kapolda yang baru sekitar 4 bulan bertugas di Kalteng itu mengenai tingkat pertumbuhan ekonomi di kabupaten berjuluk Tinggang Menten Panunjung Tarung tersebut. Menurut dia tingkat pertumbuhan ekonomi di Kapuas sudah diatas 7, 26 persen “Ini angka pada akhir tahun 2015 dan saya minta tahun 2016 datanya dari BPS belum keluar pak,” katanya.

Kemudian tingkat inflasi di Kabupaten Kapuas, menurut Mantan Kadis PU Provinsi Kalteng tersebut nilainya sekitar 4,503 persen. “Jadi, cukup lumayan rendah tingkat inflasi kita dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kurang lebih 67 persen. Mudah-mudahan kedepan kita bisa dongkrak lagi ke arah yang lebih baik lagi, harapnya.

Lalu yang terakhir di paparkan Bupati Kapuas kepada Kapolda, adalah mengenai angka kemiskinan di daerah setempat. Menurut Ben angka kemiskinan di Kabupaten Kapuas semakin turun yaitu kurang lebih sisa 6,02 persen. “Waktu saya masuk Kapuas dulu kurang lebih 6,87 persen. Jadi, angka kemiskinan semakin menurun,” pungkasnya. (irf)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...