GP Anshar Mukomuko : NKRI dan Pancasila Sudah Final

MENARAnews, Kab. Mukomuko (Bengkulu) – GP Ansor Mukomuko menyampaikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila merupakan dasar negara yang sudah final di Indonesia ini.

“NKRI sudah final tidak ada lagi negara diatas negara tindakan yang mengarah untuk mengganti Pancasila menjadi Khilafah merupakan tindakan yang membahayakan keamanan negara, karena sudah mengancam kedaulatan”, ujar Ketua GP Anshar Mukomuko, Widodo kepada awak media beberapa waktu lalu.

Untuk Kab. Mukomuko sendiri, pihaknya menilai, pergerakan ormas-ormas masih dalam koridor normal, dan bukan tindakan yang dilarang karena kegiatannya masih sebatas pengajian.

Ia menyampaikan, hal itu akan membahayakan apabila sudah keluar konteks dan mengancam Pancasila serta NKRI.

“karena kita anggap belum membahayakan jadi di Mukomuko sendiri masih aman, dan belum keluar konteks mengancam pancasila dan NKRI dan Pengajian yang diadakan oleh salah satu ormas di Mukomuko ini masih dalam konteks mengaji dan pengajian biasa bukan ingin berusaha mengganti pancasila dan NKRI ini”, jelas Widodo.

Menurut Widodo, Mukomuko masih dalam kendali GP Ansor dan masih dalam tahap pengawasan,

Ia menjelaskan, GP Ansor hanya sebatas mengawasi dan jika dirasa gerakan yang ada itu membahayakan maka GP Ansor akan melaporkan hal tersebut pada pihak yang berwajib.

“Kita tidak pernah mengambil tindakan sendri, dan segala sesuatunya itu kami koordinasikan lagi”, terangnya.

Ia menuturkan, setiap orang berhak untuk mengawasi pemerintahan dan ikut andil dalam memajukan negara Indonesia ini akan tetapi tindakan pengawasan dan keikutsertaan itu bukan dengan cara mengganti ideologi negara ini dengan yang diinginkan.

Untuk itu, pihaknya menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat Mukomuko untuk selalu menjaga keamanan negara ini dan selalu menjunjung tinggi Pancasila.

“Kita ini hidup ditengah masyarakat yang plural, hargai perbedaan dan untuk Kawan – kawan ormas lain NKRI ini sudah final, jd tidak perlu lagi mengganti pancasila dengan negara Khilafah”, tutupnya. (AL)

Comments
Loading...