Duh, Kapuas Belum Ada Perda Penetapan Garis Sempadan Sungai

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng)– Maraknya bangunan di tepian sungai-sungai kecil dalam Kota Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas seperti Sungai Selat, Sungai Barnia dan Sungai Bagong membuat sungai tersebut terancam kehilangan fungsinya lantaran terjadinya penyempitan aliran sungai.  

Maraknya bangunan di bantaran sungai di Kota Kuala Kapuas tersebut salah satunya akibat belum adanya peraturan daerah (Perda) yang mengatur tentang penetapan garis sempadan sungai. “Iya, salah satunya itu, kita di Kapuas belum ada Perda tentang penetapan garis sempadan sungai,” kata Camat Selat, Abdul Hamid kepada Menaranews.com, Minggu (30/4/2017).

Kepala Seksi Penatagunaan dan Pengembangan Sumber Daya Air Dinas PUPRPKP Kabupaten Kapuas, Ade Lesmana juga membenarkan jika Kabupaten Kapuas belum memiliki Perda tentang garis sempadan sungai. “Untuk Perda itu mungkin sampai saat ini Kabupaten Kapuas memang belum punya,” katanya. 

Namun demikian, lanjut Ade, pihaknya dari Dinas PUPRPKP saat ini tengah menyusun peraturan daerah tentang penetapan garis sempadan sungai tersebut. “Dari tahun kemarin sampai sekarang kita sedang menyusun Perda itu,” ujarnya.

Nah, untuk membuat Perda penetapan garis sempadan sungai tentunya Dinas PUPRPKP sendiri memerlukan anggaran, baik untuk biaya naskah akademik dan lainnya. “Mudah-mudahan apabila di anggaran belanja tambahan tahun ini tidak bisa, maka akan kita programkan pada anggaran reguler tahun depan untuk merampungkan Perda itu,” terang Ade.

Menurut Kepala Seksi Penatagunaan dan Pengembangan Sumber Daya Air Dinas PUPRPKP Kapuas itu, sementara belum adanya Perda, pemerintah daerah dalam menentukan garis sempadan sungai sebenarnya dapat merujuk pada peraturan yang diatasnya yaitu Peraturan Menteri PU PR Nomor 28/PRT/M tahun 2015 tentang penetapan garis sempadan sungai dan garis sempadan danau.

Dalam peraturan itu disebutkan, garis sempadan sungai tidak bertanggul di dalam kawasan perkotaan adalah paling sedikit berjarak 10 meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai, sepanjang alur sungai dalam hal kedalaman kurang dari atau sama dengan 3 meter.

Kemudian paling sedikit 15 meter untuk kedalaman 3 sampai 20 meter, dan paling sedikit berjarak 30 meter untuk yang lebih kedalaman 20 meter. “Kalau sungai kita di Kapuas kan paling kedalamannya masuk kategori 3 sampai 20 meter, sehingga jaraknya garis sempadannya 15 meter,” pungkasnya.(irf)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...