Dorong Wisata Melalui Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata RI mencanangkan ‘Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona’. Salah satunya Kota Palangka Raya yang melaksanakan proram tersebut. Seperti pada Kamis pagi (27/4) dengan mengambil tempat lokasi wisata air hitam Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya, pencanangan gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona, digelar. Acara tersebut dihadiri secara langsung Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia dan wakilnya Mofit Saptono Subagio, anggota DPR RI Asdy Narang, perwakilan dari Kementerian Pariwisata RI, Romina Astuty, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Guntur Talajan serta jajaran FKPD dan SKPD lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya.

Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia dalam sambutannya mengapresiasi pihak Kementrian RI yang telah menunjuk kota Palangka Raya sebagai bagian dari pelaksana gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona.

“Dengan adanya program ini, setidaknya berimplikasi dengan baik terhadap upaya pengembangan kepariwisataan di wilayah Palangka Raya,”ungkap Riban

Dikatakan, selain Palangka Raya memiliki wisata air hitam, juga memiliki pesona wisata lainnya, seperti Aburetum, Bukit Tangkiling dan pesona wisata lainnya. Selain itu kata dia kearifan lokal serta keragaman seni budaya juga masih banyak dimiliki.

“Kami berharap sektor kepariwisataan berikut upaya pengembangannya dapat didukung secara optimal oleh pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,”ucapnya.

Meski harus diakui, anggaran dalam membangun sektor kepariwisataan yang dimiliki pemerintah kota masih sangat minim, namun upaya membangun tetap dijalankan sejalan dengan kemampuan yang ada.

“Kami terus mempoles-poles potensi pariwisata di kota ini. Mesti secara perlahan, namun pada akhirnya capaian akan bisa didapat,”imbuh Riban.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Guntur Talajan, mengatakan pemerintah provinsi terus berupaya mendukung bidang pembangunan kebudayaan di setiap kabupaten/kota.

“Apa yang dilakukan pemerintah kota dalam pengembangan kepariwisataan selama ini telah berjalan baik. Salah satunya pihak provinsi menaruh perhatian terhadap pengembangan sektor wisata air hitam Kelurahan Kereng Bangkirai Kecamatan Sebangau ini. Kedepan bagaimana obyek wisata ini dapat menjadi bagian destinasi yang diharapkan dan dapat meningkatkan kunjungan wisata, baik lokal maupun mancanegara,”tuturnya.

Melalui kegiatan gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona, kata Guntur, akan dapat memberikan pemahaman kepada warga Kota Palangka Raya, untuk selalu memperhatikan lingkungan sekitarnya yang bersih dan indah, terlebih pada lingkungan yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata

Dalam bagian yang sama perwakilan dari Kementerian Pariwisata RI, Romina Astuty  mengatakan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata RI, berupaya untuk menciptakan atau merencanakan pengembangan wisata di setiap daerah. Hal itu sejalan dengan kebijakan nasional, dimana sektor kepariwisataan merupakan sektor unggulan dalam pembangunan nasional sebagai sumber penerimaan devisa negara, pengembangan usaha, pembangunan infrastruktur serta penyerapan tenaga kerja.

Oleh sebab itu, Pemerintah telah menargetkan kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 275 juta wisatawan nusantara (wisnus) pada 2019 mendatang. Untuk mendorong percepatan pembangunan pariwisata, salah satu langkah Kementerian Pariwisata adalah memperkuat upaya-upaya pemberdayaan masyarakat di bidang pariwisata di seluruh wilayah di Indonesia, khususnya untuk meningkatkan kepedulian, dukungan dan partisipasi masyarakat.

“Di Indonesia diharapkan akan secara efektif meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kegiatan kepariwisataan di destinasi pariwisata,”paparnya.

Adapun dalam kegiatan gerakan nasional sadar wisata dan aksi sapta pesona dihadiri ratusan peserta di antaranya duta wisata, mahasiswa, TNI, utusan dari instansi pemerintah, serta kalangan lainnya. Pada kesempatan itu Wali Kota Palangka Raya HM Riban Satia dan wakilnya Mofit saptono Subagio, anggota DPR RI Asdy Narang, perwakilan dari Kementerian Pariwisata RI, Romina Astuty, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng Guntur Talajan bersama-sama membagikan peralatan untuk memungut sampah, seperti sapu, pengeruk sampah disungai, bak sampah dan peralatan penunjang kebersihan lainnya. Tampak peserta  membersihkan objek wisata di sepanjang wisata air hitam Kelurahan Kereng Bangkirai.(AF)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...