Ditolak Sejumlah Ormas, Acara HTI di Semarang Dibubarkan

MENARAnews, Semarang (Jateng) – Ratusan massa dari sejumlah Ormas di Kota Semarang dengan tegas menolak acara yang digelar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang bertajuk Forum Khilafah di Guntur Hall Hotel Grasia, Minggu (09/04/207) malam.

Rombongan massa dari Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdatul Ulama, Laskar Merah Putih, Pagar Nusa, Corp Brigade Pembangunan Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (CBP IPNU), Laskar Merah Putih, dan Forum Komunikasi Putra Putri TNI-Polri, mendatangi lokasi untuk membubarkan acara tersebut.

Didampingi Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abiyoso Seno Aji massa menggelar mediasi bersama dengan panitia perwakilan HTI. Mereka meminta agar kegiatan tersebut dibubarkan, karena telah meresahkan kehidupan beragama.

Mediasi yang berlangsung cukup alot tersebut akhirnya diputuskan bahwa kegiatan HTI dibatalkan. Menurut Kombes Pol Abiyoso Seno Aji, keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan berbagai pihak.

Sementara itu, massa di luar gedung secara lantang menyuarakan NKRI Harga Mati. Mereka secara serempak menggemakan mujahadah, shalawat, yel-yel nasionalis, serta berbagai tuntutan untuk menolak kegiatan HTI.

“Marilah kita berdoa bersama agar kegiatan HTI saat ini adalah yang terakhir di Jawa Tengah dan di manapun juga,” kata salah satu personil Banser yang melakukan orasi.

Setelah dilakukan mediasi, massa HTI yang berjumlah 20 orang akhirnya dikawal untuk keluar dari Guntur Hall oleh kepolisian dan dibantu sejumlah personil Banser. Mereka dibawa ke mobil Brimob untuk kemudian dipulangkan.

Sedangkan spanduk milik HTI yang bertuliskan “Khilafah Kewajiban Syar’i, Jalan Menuju Kebangkitan Umat”, diamankan oleh personil Banser, karena dianggap sebagai ajakan yang membahayakan kerukunan umat beragama di Indonesia. (da)

Editor: N. Arditya

Comments
Loading...