Disdik Kota Terima Distribusi Soal UN SMP/MTs

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, sudah mulai menerima  lembaran soal ujian nasional (UN) untuk tingkat SMP/MTs. Itu terlihat pada aktivitas distribusi lembaran soal UN yang dikawal ketat pihak kepolisian, Jum’at (28/4), di Kantor Disdik setempat.

“Pihak Disdik kota telah menerima soal UN tingkat SMP/MTs, yang di distribusikan pihak dari Disdik Provinsi Kalteng setelah menerima lembaran soal dari pihak pusat. Semua soal  langsung diserahkan kepada pihak  Polres Palangka Raya dan langsung dibawa ke Disdik kota, selanjutnya diamankan sampai hari pendistribusian pada pelaksanaan UN,”ungkap Kepala  Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan, disela-sela memantau pendistribusian lembaran soal tersebut.

Disampaikan, pelaksanaan UN tingkat SMP/MTs  itu sendiri dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia, yakni mulai tanggal 2 Mei 2017, dengan mata pelajaran antara lain, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA.

“Kalau untuk distribusi lembaran soal yang diterima telah lengkap setiap mata pelajaran. Namun panitia masih menghitung dan menyortir seberapa banyak dus lembaran soal SMP/MTs. Setiap dus  soal tersebut dalam kondisi disegel dan baru bisa dibagikan pada hari pelaksanaan UN,”tandas Sahdin.

Ia pun kembali  menjamin, bahwa  soal UN tersebut tidak akan bocor ataupun bermasalah dikemudian hari, terlebih keberadaan soal dari mulai pengambilan, pendistribusian hingga penyimpanan sampai dengan pembagian ke sekolah-sekolah  akan dikawal secara ketat oleh aparat kepolisian .

“Saya sudah lama menyampaikan ke semua sekolah dan guru-guru, agar  jangan mencoba-coba melakukan perbuatan yang melanggar aturan, seperti membocorkan soal dan sebagainya ketika UN,”tegasnya.

Kalaupun kata Sahdin,  ada oknum-oknum yang  dengan sengaja melakukan hal-hal tersebut, tentu konsekuensinya akan berhadapan dengan aturan serta proses hukum yang berlaku.

“Intinya jangan berani main dengan pelaksanaan UN. Tapi saya yakin hal ini dijamin tidak terjadi,”ucapnya menegaskan.

Selama ini Disdik imbuh Sahdin,  sudah sepenuhnya melakukan monitoring dan pemantauan dari kesiapan sekolah-sekolah dalam menghadapi UN. Ini terbukti dari proses ujian yang panjang bagi siswa semester akhir, mulai dari Ujian Sekolah (US), Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN), dimana semua sekolah tidak masalah dalam menjalankannya.

Pengawasan dan monitoring serta koordinasi dengan kelompok kerja kepala sekolah, guru telah dilakukan dalam kesiapan semua tahapan ujian akhir tersebut.

“Bahkan jauh dari sebelumnya sekolah- sekolah tingkat SMP/MTs telah mengawali kesiapan dengan perencanaan pembelajaran secara terencana, baik melalui ujian tengah semester, bahkan sejumlah try out dilakukan,”tutupnya.(AF)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...