Cemari Air, Jamban Dipingiran Sungai Ini Akan Dibongkar

Salah satu jamban dipingiran sungai kecil kawasan Jalan Tjilik Riwut, Kuala Kapuas

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Dinas Perkerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Kabupaten Kapuas, berencana melakukan pembongkaran sejumlah jamban atau WC yang berdiri dipinggiran sungai kecil di kawasan Jalan Tjilik Riwut Kuala Kapuas.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPRPKP Kabupaten Kapuas  Maria Suzana Natalestari baru-baru ini mengatakan, pihaknya akan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas untuk mengatasi persoalan tersebut

“Kami akan sosialisasikan terlebih dahulu pada masyarakat untuk mengurangi jamban dan membongkar jamban yang ada di sungai. Termasuk kami juga akan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan untuk mensosialisasikan program bebas buang air besar (Basno) di sungai,” kata Maria Suzana.

“Sebab salah satu masalah kita dengan air minum dan air bersih karenanya adanya jamban, pencemaran langsung ke sungai menyebabkan kualitas air menjadi berkurang,” timpalnya.

Karenanya, Dinas PUPRPKP melalui Bidang Cipta Karya akan berusaha agar bisa sesegera mungkin untuk melakukan penertiban keberadaan jamban-jamban di wilayah dalam Kota Kuala Kapuas tersebut. Hal ini supaya tak ada lagi jamban-jamban beroperasi di sungai.

Ditambahkan Lisa, sapaan akrab Kabid Cipta Karya itu, dalam waktu dekat  pihaknya berencana menerapkan sistem IPAL (Instalasi Pengelolaan Air Limbah) di sejumlah titik, seperti yang sudah ada di Jalan Kapten Piere Tendean Kuala Kapuas. Dengan sistem ini, ia berharap air dari limbah rumah tangga akan steril dari pencemaran ketika mengalir ke sungai

“Kita sudah terapkan program IPAL ini di Jalan Tandean. Ini agar nantinya air limbah aktivitas rumah tangga tidak lagi mencemari kualitas air sungai,” pungkasnya. (irf)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...