Bupati Kapuas Bantu Biaya Pengobatan Balita Penderita Penyakit Kelainan Paru-Paru dan Jantung

MENARAnews, Kuala Kapuas (Kalteng) – Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah Ben Brahim S Bahat siap menanggung seluruh biaya pengobatan Hasanah, balita berusia 2 tahun yang menderita penyakit kelainan paru-paru dan jantung.   

Kesiapan orang nomor satu di Pemkab Kapuas itu membantu biaya pengobatan anak dari pasangan Syarifudin (56) dan almarhum Nurdayah (54) tersebut, disampaikan saat dirinya berkunjung ke rumah sewaan balita malang tersebut di Jl Angrek RT 5/01 Nomor 48 Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Minggu (23/5/2017).

Didampingi Plt Direktur RSUD Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas dr Agus Waluyo, Bupati Kapuas Ben Brahim mengatakan, pihaknya telah bersepakat untuk membawa balita Hasanah berobat ke Banjarmasin dan apabila harus di rujuk ke Jakarta maka pihaknya siap memberangkatkannya ke Jakarta agar mendapatkan perawatan yang lebih itensif.

“Yang pasti kami akan berusaha supaya anak ini bisa sehat. Kita nanti yang akan menanggung semuanya dalam hal biaya,” kata Ben Brahim.

Menurut ayah balita Hasanah, Syarifudin, anak bungsunya itu menderita gangguan kelainan pada paru-paru dan jantung sejak usia 3 bulan. Dirinya pun beberapa kali membawa anak kesayangannya itu berobat ke rumah sakit, baik rumah sakit di Kapuas maupun di rumah sakit di Banjarmasin.

Selama membawa anaknya berobat di rumah sakit swasta di Banjarmasin, mereka pun menggunakan biaya sendiri hasil ngutang ke sana kemari, karena pekerjaan Syarifudin sebagai seorang juru parkir hanya memiliki penghasilan pas-pasan untuk biaya hidup sehari-hari.  

Kendati selama 6 bulan bolak balik membawa anaknya berobat kerumah sakit, namun sampai sekarang kondisi anaknya itu belum mengalami perubahan sama sekali. “Anak kami sementara divonis dokter menderita kelainan jantung dan paru-paru. Dari hasil konsultasi, anak saya harus dioperasi. Namun untuk biaya operasi kami tak mempunyai dana sebanyak itu,” kata Syarifudin.

Mirisnya lagi, balita Hasanah baru saja beberapa hari ditinggal ibunya pergi menghadap sang khalik. Nurdayah, ibu balita Hasanah meninggal dunia karena sakit. “Karena ibunya meninggal terpaksa sekarang yang jaga kakaknya di rumah,” ujar Syarifudin.

Karenanya, ia sangat berterima kasih kepada Bupati Kapuas yang akan membantu biaya pengobatan anaknya itu. “Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati yang telah berkunjung ke rumah saya dan akan membantu biaya pengobatan anak saya,” ucap Syarifudin. (irf)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...