Bupati Irna Optimis Capai Target 100 Ribu Hektar Tanam Jagung

MENARAnews, Serang (Banten) – Dari jumah 200 ribu hektar yang ditargetkan oleh Menteri Pertanian untuk Banten, 100 ribu hektar lokusnya ada di Kabupaten Pandeglang. Dari jumlah tersebut Bupati Pandeglang tidak merasa terbebani, dan optimis mencapai target yang ditentukan.

“Terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian yang telah menjadikan Banten sebagai target untuk menanam jagung minimal 200 ribu hektar, dan setengahnya ada di Pandeglang. Kami tidak terbebani dengan target tersebut justru bersemangat untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan,” demikian disampaikan Bupati Pandeglang Irna Narulita saat mengikuti Rakor Pembangunan Pertanian Banten di Hotel Ledian Serang, Rabu (5/4/2017).

Sebagai bukti Pandeglang siap, lanjut Irna, Pandeglang sampai hari ini sudah menginventarisir calon lahan yang untuk ditanami jagung seluas 68 sampai 70 ribu hektar.

“Ini tersedia berkat kerjasama antara pemerintah, Swasta, dan Masyarakat. Dan kita optimis target ini bisa tercapai, tiga puluh ribunya sedang kami validasi,” ungkapnya.

Disamping itu, Asda Pembangunan Provinsi Banten Ino S. Rawita mengatakan, rakor ini dilaksanakan dalam rangka membahas program penanaman jagung yang ditargetkan oleh Menteri Pertanian. Saat ini Banten ditargetkan untuk menanam jagung seluas 200 ribu hektar.

“Yang harus kita siapkan yaitu tanah yang akan ditanami, dan kesiapan Sumber Daya Manusianya (SDM) agar program besar ini dapat terlaksana,” katanya.

Ia menilai, ini merupakan peluang besar yang diberikan oleh Menteri Pertanian. Dimana Menteri Pertanian menginginkan Provinsi Banten Swasembada Pangan khususnya Jagung.

“Dari jumlah 200 ribu hektar itu kita akan bagi untuk beberapa Kabupaten yang ada di Banten sesuai kemampuan wilayahnya,” jelasnya.

Sementara dalam kesempatan yang sama Komandan Korem 064/MY Kolonel Ito Hediarto menyampaikan, sesuai yang disampaikan Menteri Pertanian, tujuan ditargetkannya Provinsi Banten dengan jumlah tanam jagung yang luas adalah untuk mengalihkan lumbung jagung dari Jawa Timur ke Banten.

“Kalau di Banten yang dekat dengan Jakarta bisa dijadikan lumbung jagung, kenapa harus jauh ke Jawa,” katanya.

Ia menambahkan, pendampingan yang dilakukan oleh pihak Korem adalah untuk mewujudkan kesejahteraan di Provinsi Banten. Untuk itu kesiapan dalam tanam jagung, harus disertai dengan hasil yang optimal.

“Seteah ini kita lakukan rapat lanjutan minimal minggu yang akan datang. Saya ingin Banten sejahtera makanya kita ikut terus untuk pendampingan,” jelasnya. (IY)

Comments
Loading...