Bulan Mei, Peningkatan Jalan Temanggung Tilung Dilanjutkan

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Pengerjaan proyek peningkatan Jalan Temanggung Tilung dalam Kota Palangka Raya, yang hingga kini belum terlihat pelaksanaan lanjutannya, kini mulai terjawab.

Dimana Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang Kota Palangka Raya, menjanjikan pada bulan Mei 2017 ini akan  menyelesaikan pembangunan jalan tersebut secara utuh terutama penyelesaian di bagian jalan yang belum diaspal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palangka Raya Harry Maihadi melalui Kepala Bidang Bina Marga, Eko Subandriyo, membenarkan rencana lanjutan pengerjaan proyek Jalan Temanggung Tilung yang sejatinya  dimulai sejak tahun 2016 tersebut.

Disebutkan, selambat-lambatnya bulan Mei ini pihaknya akan melanjutkan pengerjaan proyek jalan  dengan anggaran dana senilai Rp2 miliar lebih. Proses lelang paket pengerjaan pun tengah dalam tahap  penyelesaian.

“Saat ini masih proses lelang akan tetapi PU juga sudah menganggarkan untuk kelanjutannya pengerjaan proyek di bulan Mei ini sebesar Rp2 miliar lebih.  Meski anggaran sebesar itu dirasa kurang, namun kami akan menyelesaikan jalur jalan yang belum beraspal sampai selesai, terutama di jalur  menuju arah Jalan RTA. Milono,”ungkapnya, Selasa (25/04).

Dijelaskan, sisa Jalan Temanggung Tilung yang belum diaspal  lebih dari 1 kilo meter. Saat ini secara keseluruhan jalur jalan  yang belum diaspal tanahnya sudah dikeraskan.

“ Setidaknya kami ditargetkan selama  lima sampai enam bulan untuk penyelesaian pengaspalan jalan hingga tuntas dapat dilakukan,”sebutnya.

Disampaikan kondisi jalan secara keseluruhan  akan dirasakan kondisi mantap, pada tahun 2018 akan datang. Sebab menurut Eko pihaknya akan terus melakukan penambalan jalur kiri dan kanan jalan yang masih berlubang, selain itu juga memperhatikan standar lapisan dari kelayakan sebuah jalan.

“Standar jalan setidaknya dilakukan pengaspalan paling tidak sebanyak dua lapisan. Meskipun nantinya jalan sudah beraspal, tentu kedepan penguatan aspala tetap dilakukan sampai dirasa benar-benar baik hasilnya,”cetus dia.

Sebagaimana diketahui proyek pelebaran Jalan Temanggung Tilung dengan model dua jalur telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya pada akhir tahun 2016 lalu. Namun sejumlah persoalan  kini mengemuka, seperti di sepanjang jalan bermunculan lubang dan sebagian jalur jalan belum selesai dilakukan pengaspalan.

Kondisi tersebut, membuat masyarakat pengguna jalan maupun warga sekitar jalan mengeluhkan proyek jalan yang dianggap malah menyulitkan serta menimbulkan banyak hal, seperti  jalan menjadi berdebu,  lalu banjir dadakan akibat sistem drainase pada jalur kanan dan kiri  jalan yang belum memadai sehingga tidak mampu menampung ketinggian air ketika hujan turun deras.(AF)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...