Usai Pilkada, Kadus Merbau Diberhentikan

MENARAnews, Kampar (Riau) – Pilkada Kampar 2017 menyisakan persoalan di kalangan masyarakat. Berbagai isu kecurangan yang berujung penjara mulai tampak di depan mata. Salah satu yang muncul ke permukaan yakni pemerintahan tingkat desa yang melakukan pemecatan kepala dusun.

Sumber MENARAnews menyampaikan, saat ini Kepala Dusun Merbau Desa Salo Timur, Bahmas, diberhentikan tanpa ada pemberitahuan sama sekali.

“Saya tidak tahu, yang jelas saya, sebelum diselenggarakan Pilkada Kampar, tidak mau mendukung salah satu calon. Sampai kami dianggap musuh, hingga memberhentikan kami tanpa tahu kesalahannya apa,” tegas mantan Kadus Merbau saat dikonfimasi, Kamis (9/3/2017).

Masih menurut Bahmas, masa jabatannya sesuai pengangkatan berakhir pada tahun 2019. Sementara Kades Salo Timur, Said Abdullah, secara terpisah mengaku, pemberhentian Kepala Dusun Merbau, Bahmas, telah sesuai aturan dan undang-undang.

“Pemberhentiannya tidak ada unsur politik dalam Pilkada Kampar,” elak Said.

“Mereka itukan selalu mencari-cari kesalahan saya. Jadi pemberhentiannya tidak ada kaitannya dengan Pilkada. Lagian saya juga pernah dipanggil inspektorat Kabupaten Kampar, namun saya sudah menjelaskan bahwa beliau sudah genap berumur 60 tahun,” Said beralasan.

SK Kadus Merbau dikeluarkan pada tahun 2013 lalu, sesuai Permendagri No. 83 tahun 2015, pada pasal 12 yang menyebutkan agar perangkat desa yang diangkat sebelum dikeluarkannya Permendagri ini untuk tetap menjalankan tugas dan berdasarkan surat pengangkatannya. Namun hal ini tidak kelihatan dan tidak berlaku bagi para pemangku kepentingan, termasuk Kades Salo Timur. (La)

Comments
Loading...