Universitas Lampung Berhasil Temukan Formula Budidaya Padi Terbaik

MENARAnews, Tubaba (Lampung) – Dalam rangka meningkatkan hasil produksi padi di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Pemkab Tubaba bekerjasama dengan Universitas Lampung (Unila) melakukan penelitian terkait teknik terbaik dalam membudidaya padi agar dapat memberikan hasil yang maksimal.

Penelitian yang dipimpin oleh Dekan Fakuktas Pertanian Unila Prof. Irwan Sukri bersama beberapa dosen Unila Dr. Kuswanta dan Dr. Abdullah Aman itu berhasil menemukan formula dalam membuat perlakuan yang terbaik terhadap padi di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Hasil penelitian itu, kemudian dipaparkannya dalam acara Panen Raya yang diselenggarakan Pemkab Tubaba di persawahan Tiyuh (Desa) Pulung Kencana Kecamatan Tuba Tengah, Kamis (23/3/2017).

Dalam acara yang dihadiri oleh Sekda Kabupaten Tubaba beserta jajarannya itu, Prof. Irwan Sukri menyampaikan bahwa berdasarkan penelitian tersebut, diketahui cara yang terbaik dalam membudidaya padi sawah yaitu dengan cara memberikan perlakuan yang baik kepada padi dengan memberikan pupuk yaitu campuran dari urea 500 kg/ha, SP36 400 kg/ha, KCl 250 kg/ha, ditambah dengan plan catalyst dan BMG. Dari percobaan dengan perlakuan tersebut, didapati hasil maksimal dibandingkan dengan cara yang lain yaitu 1.012,2 ton dari luas lahan 1.250 ha atau 8,098 ton/ha.

“Intinya dalam perlakuan terhadap padinya, karena tidak semua tanaman padi di semua daerah dapat diperlakukan dengan sama karena unsur hara dan lainnya di setiap daerah berbeda-beda. Oleh karena itu, kami dari Unila melakukan penelitian dengan sampel sawah di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kecamatan Tumijajar dan Kecamatan Tulang Bawang Udik” paparnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Tubaba Herwan Sahri menyampaikan sambutan Pj Bupati Tulang Bawang Barat bahwa Kabupaten Tubaba memiliki lahan pertanian yang sangat luas, dan dengan tingkat produktifitas padi mencapai 8 ton/hektar tersebut, diharapkan bumi ragem sai mangi wawai dapat menjadi swasembada pangan di Prov. Lampung.

Pj Bupati Tubaba juga menyampaikan pesan kepada para petani di kabupaten tersebut untuk selalu menjalin hubungan yang harmonis dengan petugas lapangan dan berkonsultasi demi pencapaian hasil yang maksimal.

“Untuk penyuluh pertanian, diharapkan dapat berperan aktif dalam membantu penyebaran pengetahuan pembuatan pupuk organik cair dan pestisida nabati kepada kelompok tani yang lainnya agar target untuk meningkatkan ekonomi petani dan swasembada pangan dapat terwujud” ujarnya. (RZ)

Comments
Loading...