Tengku Erry Disoraki Saat Jadi Narasumber di Mata Najwa

MENARAnews, Medan (Sumut) – Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi sempat disoraki penonton saat orang nomor satu di Sumut itu diperkenalkan di acara Mata Najwa, Jumat (17/03/2017). Ribuan penonton yang hadir dalam acara bertema Kita Anti Korupsi itu menyoraki dengan nada ejekan.

Tengku Erry sendiri hadir dalam acara tersebut sebagai narasumber. “Huuuuuu…….gak paten,” teriak warga dari tribun penonton.

Saat itu, Rudi, salah satu penonton yang menyaksikan Gubsu disoraki merasa heran. Kenapa orang nomor wahid di Sumut itu disoraki.

Dia juga tak menyangka reaksi warga Sumut sampai sebegitunya kepada pemimpinnya.

“Nggak nyangka, kok Gubernur diejek begitu. Padahal pembicara lain ada, tapi reaksi warga tidak begitu,” ungkapnya.

Dijelaskan Rudi, peristiwa tersebut terjadi secara spontan. Awalnya, tuan rumah Najwa Shihab memperkenalkan narasumbernya satu per satu. Dimulai dari Komisioner KPK Saut Situmorang, kemudian Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, selanjutnya memperkenalkan anggota Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan selanjutnya Gubenur Sumut T Erry Nuradi dan pengamat hukum dari UGM Zainul Arifin.

Reaksi penonton saat menurutnya justru wajar saja saat empat narasumber lainnya diperkenalkan.

“Makanya seluruh kepala SKPD yang datang tadi saya lihat tertunduk di barisan VIP yang tepat berada didepan panggung,” sebut Rudi.

Tak sampai disitu, Erry juga menjadi sorotan saat diminta memberikan komentar seputar peraoalan korupsi. Khususnya yang ditangani KPK di Sumut. Seperti gratifikasi yang menyeret sejumlah nama anggota DPRD Sumatera Utara, termasuk ketika menyinggung nama Istri T Erry Nuradi, Evy Diana Sitorus yang sempat beberapa kali dimintai keterangan oleh KPK dalam pengusutan kasus tersebut.

Selain itu, Najwa juga mempertanyakan seputar penggunakan Helikopter Basarnas yang digunakan T Erry dan Istrinya saat menghadiri undangan pernikahan anak bupati Samosir yang beberapa waktu lalu sempat menjadi pembicaraan di Sumut.

“Penonton seolah mengapresiasi Najwa yang mempertanyakan hal tersebut secara gamblang,” kata Rudi.

Selain disoraki oleh ribuan penontot didalam gedung tersebut, sejumlah pengunjuk rasa dari Himpunan Mahasiswa Islam juga sebelumnya melakukan aksi unjuk rasa di luar gedung.

Mereka melakukan aksi unjuk rasa menyindir hadirnya Gubsu sebagai narasumber dalam acara tersebut. Dalam spanduk yang mereka pampangkan, para pengunjuk rasa menuliskan kritikan mereka.

“Sumut Paten kalau Evi Diana dan DPRD lain yang menerima uang ketok jadi tersangka” demikian ditulis dalam spanduk mereka. (Yug)

Comments
Loading...