Sengketa Tata Batas Antar Desa di Kab. Mura Kembali Memanas

MENARAnews, Puruk Cahu (Kalteng) Meruncingnya masalah sengketa batas wilayah antara Desa Tahujan Ontu, Kecamatan Tanah Siang Selatan dengan Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung bermula setelah keluar Peraturan Bupati (Perbup) tertanggal 19 Januari 2017, dan hal itu juga yang menjadi puncak dari kekesalan masyarakat.

Kepala Desa Tahujan Ontu, Iyusmanto menjelaskan sejak 2003 tanah sekitar perbatasan sudah menjadi hak Desa Tahujan Ontu, akan tetapi, pada tahun 2017 ini tiba-tiba keluar Perbub yang menyatakan daerah yang seharusnya masuk ke Desa Tahujan Ontu tiba-tiba menjadi milik Kelurahan Beriwit.

“Akhirnya setelah musyawarah mufakat bersama 28 Nopember 2005 yang waktu itu menghasilkan kesepakatan bahwa warga Desa Tahujan Ontu serta warga Kelurahan Keriwit dilarang membuat aktivitas di sekitar tanah perbatasan,akan tetapi kesepakatan tersebut dilanggar,” ujarnya

Sejak kesepakatan itu warga Desa Tahujan Ontu sangat menghargai musyawarah mufakat bersama dan setelah masuk pada 2015 ketenangan masyarakat desa kembali terusik.

“Tidak ada konfirmasi dan koordinasi kepada masyarakat Desa Tahujan Ontu maupun kepada pemerintah desa, tiba-tiba ada penggarapan badan jalan 40 yang ada di belakang SMPN 5 Murung dan status tanah merupakan mutlak milik Desa Tahujan Ontu,” jelasnya,kamis(9/3).

Iyus juga menyampaikan memasuki tahun 2016 yang lalu tiba-tiba ada rencana pembangunan kantor Kelurahan Musak Jaya disekitar jalan 40 yang juga sebenarnya masih diatas tanah masyarakat Desa Tahujan Ontu.

“Waktu itu sempat gaduh juga, tapi setelah diberi pengertian akhirnya masyarakat Desa Tahujan Ontu yang tidak ingin menghalangi program pembangunan pemerintah,maka didiamkan saja, akan tetapi saat ini semakin menjadi-jadi, maka kami tidak akan tinggal diam,” tandasnya.

Semantara itu, Camat Murung, Zen Wahyu Priyatna saat dikonfirmasi pada jum’at(10/3) menyampaikan bahwa untuk tata batas Desa Tahujan Ontu dan Kelurahan Beriwit itu sudah diterbitkan Peraturan Bupati,oleh sebab itu kami dari Kecamatan Murung akan menghormati dan mematuhi Perbup tersebut.

“intinya apapun isi dari Perbup tersebut,kami dari Kecamatan Murung siap untuk mematuhinya,karena memang perbup tersebut bisa dikatakan mutlak,” tandasnya (Adr)

Editor: Hidayat

Comments
Loading...