Sarang Walet di Pemukiman Ancam Kesehatan

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Banyaknya rumah sarang walet yang berada di area pemukiman dinilai dapat mengancam kesehatan masyarakat sekitar dari berbagai penyakit dan virus dari burung walet itu sendiri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, dr Anjar Dwi S mengatakan, terdapat sejumlah penyakit berbahaya berpotensi ditimbulkan dari dalam bangunan sarang burung walet. Hal ini kondisi di dalam bangunan sarang burung walet yang memiliki kolam air sebagai tempat pemandian burung walet, dimana genangan air tersebut merupakan media yang baik bagi berkembangbiaknya nyamuk.

“Di dalam bangunan sarang burung walet juga gelap dan lembab. Yang sangat nyata adalah berkembangbiaknya jentik nyamuk berbahaya seperti nyamuk Aedes Aegepti yang merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus Dengue penyebab penyakit Demam Berdarah, serta nyamuk Anopheles pembawa penyakit malaria, termasuk chikungunya atau Leptospirosis,” jelasnya pada rapat di PK II, Selasa (07/03).

Menurutnya, selain berpotensi menyebarkan penyakit yang berasal dari nyamuk tersebut, sarang burung walet juga bisa mengakibatkan pencemaran suara dan udara untuk masyarakat sekitar.

“Pencemaran suara bagi masyarakat itu berasal dari suara tiruan yang diputar untuk memancing burung walet datang, dan pencemaran udara diakibatkan dari kotoran-kotorannya, baik yang ada di dalam bangunan atau di luar bangunan,” ucapnya.

Dia juga mengungkapkan, selain penyakit yang ditimbulkan oleh nyamuk, Penyebaran virus H5N1 (Flu Burung.red) bukan mustahil akan menyebar.

“Biasanya penyebaran flu burung juga akan lebih cepat, sehingga sarang burung walet yang berada di pemukiman penduduk sangat tidak baik akan mengancam kesehatan untuk jangka panjang,” cetusnya.

Dia hanya berpesan kepada Pemko untuk serius menangani hal tersebut sebelum masyarakat yang berdekatan dengan rumah sarang burung walet di Pemukiman terkena dampak tersebut.(AF)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...