Rekomendasi KEIN Untuk Pertumbuhan Ekonomi Kalteng

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) -Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional Arif Budimanta menampaikan, selama ini pembangunan hanya dilihat melalui perspektif nasional, kemudian didistribusikan ke daerah. Akan tetapi, pembangunan juga juga harus dilihat dalam perspektif pertumbuhan regional.

Hal ini disampaikannya Dalam kegiatan Focus Group Discussion Regional Descussion Regional Development Strategy yang di hadiri langsung oleh Gubernur Kalteng Sugianto Sabran bersama Instansi terkait serta Legislatif dan stakeholder lainnya, Minggu (13/03) di Palangka Raya.

Arif Budimanta menyampaikan, hal tersebut tentunya menghasilkan konektifitas baik pertumbuhan secara nasional dengan strategi pertumbuhan yang dikembangkan di daerah melalui kebijakan yang spesifik dan ter’arah yang berbasis terhadap sektor-sektor unggulan yang ter’arah di wilayah Kalteng.

“Berdasarkan hasil kajian yang disampaikan oleh Komite Ekonomi dan Industri Nasional ini dapat menjadi stimulan untuk membangun regional yang sudah disampaikan apakah nanti berbentuk road map, grand design ataupun ataupun claster yang menjadi strategi pertumbuhan ekonomi di daerah,” jelas Arif Budimanta.

Berdasarkan hasil kajian yang dipaparkan, ada beberapa tantangan pengembangan ekonomi di Kalteng, diantaranya kesiapan sumber daya alam, penyerapan anggaran daerah kurang optimal, kerusakan lingkungan dan ekosistem karena kebakaran lahan, komuditas andalan kurang terdiversifikasi, infrastruktur yang belum menyeluruh, dan sumber pembiayaan terbatas.

Adapun strategi pengembangan ekonomi di Kalteng diantaranya, optimalisasi serapan anggaran, optimalisasi sumber daya kehutanan dan perikanan, peningkatan perekonomian parawisata, dan mendorong percepatan pembangunan smelter pengelolaan komoditas pertambangan guna mendorong pengembangan industri import bahan mineral.

Potensi ekonomi di Kalteng bisa didapat baik dari sektor kekayaan alam yang melimpah dan sektor wisata. Dari sektor Sumber Daya Alam (SDM), lanjutnya sumber daya kehutanan perlu dimaksimalkan, potensi bahan galian yang belum terkeskpos secara penuh, serta potensi lahan gambut yang belum dikelola secara optimal baik di bidang pertanian maupun sebagai lahan gambut itu sendiri.

“Yang pertama kalau kita lihat, salah satu sektor unggulan yang dimiliki Kalteng adalah pertanian dan ini memiliki potensi yang besar, meski kontribusi sektor pertanian realtif lebih rendah dibandingkan dengan aktifitas Perdagangan ataupun jasa yang memiliki kontribusi besar dan potensinya besar,” jelasnya menambahkan.

Meski sektor pertanian tidak terlalu besar dari segi penyumbang pertumbuhan ekonomi, akan tetapi sektor pertanian dapat menyerap tenaga pekerja yang cukup besar. Hal ini tentunya dapat meningkatkan perekonomian rakyat di Kalteng.

Ada beberapa hal yang perlu dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah ke depan dalam mengembangkan perekonomian, yaitu terkait dengan sarana dan prasarana produksi pertanian yang harus tepat waktu dan sasaran, serta akses pembiayaannya.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...