Persoalan Pertanian, KNPI Palangka Raya Adakan Kegiatan Berinovasi ke Pemuda

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Ketidakstabilan harga pada beberapa komoditi kebutuhan sehari-hari seperti cabai, bawang merah dan lainnya tidak lepas dari belum mencukupinya hasil produksi komoditas tersebut di wilayah Kalteng. Hal itu dirasa perlu menjadi perhatian serius, tidak hanya Pemerintah Daerah saja tapi perlu juga menjadi perhatian dari masyarakat khususnya pemuda.

Seperti persoalan tingginya harga cabai saat ini yakni mencapai sekitar Rp.100.000 lebih di pasar saat ini dirasa cukup membebani masyarakat khususnya pada kalangan rumah tangga.

Perihal tersebutlah yang mendasari para pemuda-pemudi di Kota Palangka Raya khususnya untuk terdorong melakukan inovasi yang dinilai bermanfaat, serta dianggap merupakan salah satu solusi penyelesaian permasalahan tersebut.

Seperti kegiatan yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Palangka Raya pada program “Pemuda Tani Mandiri” yang sudah berjalan sejak kemarin.

Ketua KNPI Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf menyampaikan, kegiatan pelatihan penanaman kepada pemuda-pemudi di organisasi KNPI Kota Palangka Raya diterapkan secara mandiri oleh para anggota KNPI Kota Palangka Raya.

“Setelah itu baru kita ajak pemuda di Palangka Raya. Kita juga akan mengundang rekanan yang sudah membantu, terus Pemerintah Kota dan teman-teman media untuk kegiatan panen percontohan,” jelas Wahid Yusuf ke Menaranews.com, Senin (20/03).

Kegiatan yang dilakukan juga cukup menarik bagi pemuda sekarang ini, yang mana katanya, pemuda hanya mau bekerja di kantoran. Bagaimana paradigma pemuda sendiri kedepannya juga menjadi seorang petani yang sukses.

Padahal persoalan yang terjadi lebih cenderung kepada sektor pertanian. Bahkan lebih memperhatinkan lagi produksi Pertanian seperti cabai impor sendiri sudah disusupi oleh negara luar.

“Masa kita tidak memikirkan hal itu, karena persoalan ini sudah dianggap sepele. Kedepan tidak menutup kemungkinan pemuda akan membentuk kelompok tani, makanya pelatihan ini awalnya dilakukan oleh kepengurusan dulu,” paparnya menambahkan.

Dia juga berharap pemuda di luar kepengurusan KNPI di Kalteng khususnya KNPI Kota Palangka Raya bisa bergabung dalam program kegiatan “Pemuda Tani Mandiri” ini.

Tidak lupa dia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama dari dari semua pihak terutama Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikoltura dan Peternakan, PT. Aditya Sentana Argo (Bunga Matahari Sedd) Malang-Jawa Timur, PT. Java Carlos Indonesia di Malang Jawa Timur, dan PT. Permata Negeri di Gresik Jawa Timur, serta pihak-pihak yang memberikan dukungan langsung maupun tidak langsung pada program tersebut.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...