http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

Pengacara Terdakwa OTT Pada Pilkada Kab. Jayapura Berharap Klienya Bebas Dari Segala Tuntutan

MENARAnews, Jayapura (Papua) – Sidang lanjutan gugatan perkara pidana Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Pilkada Kab Jayapura dengan agenda sidang Pembacaan Eksepsi/Pembelaan Terdakwa yang dibacakan oleh Penasehat Hukum Terdakwa, Selasa (14/3/2017).

Dalam Eksepsi yang dibacakan oleh Penasehat Hukum, terdakwa mengungkapkan bahwa, terdakwa menerima amplop dari seseorang tidak diketahui identitasnya dan tidak tahu kalau isinya adalah foto copy Formulir C6 KWK dan selanjutnya terdakwa dipaksa oleh seseorang untuk membagi-bagikan formulir tersebut yang didalamnya juga berisi uang.

Selanjutnya, terdakwa diamankan dan dibawa ke Polsek Sentani atas tuduhan pembagian formulir C6 KWK serta bagi-bagi uang untuk mencoblos salah satu Pasangan Calon.

Kami selaku Penasehat Terdakwa tidak setuju atas tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum dengan unsur setiap orang unsur tidak sengaja, unsur menghilangkan hak orang lain.

“Kami melihat bahwa kedua Terdakwa tidak berniat untuk membagi-bagikan Formulir C6 KWK tersebut karena tidak ada unsur penghilangan hak orang lain dan belum ada hasil yang tuntas dan berpengaruh pada perolehan suara pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati tertentu,”katanya.

Berdasarkan fakta tersebut atas kasus kedua Terdakwa telah dipolitisir terkait kasus percobaan penghilangan hak suara orang lain dan itu tidak sesuai dengan kebenaran yang ada. Bahwa oleh karena perbuatan para terdakwa adalah merupakan percobaan melanggar pasal 178 undang undang nomor 01 tahun 2015 tentang pengesahan peraturan pemerintah penganti undang – undang nomor 01 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, b upati dan Walikota menjadi undang – undang , sebagaimana diubah dalam dengan undang –undang nomor 10 tahun 2016 , maka adalah tidak tepat dan berdasarkan hukum tuntutan rekan penuntut umum yang memohon agar terdakwa 1 dan terdakwa II dijatuhi pidana penjara masing – masing 15 bulan dan denda sebesar 14.000.000 dan yang diterapkan adalah ketentuan pasal 53 KUHP. Atau setidak –tidaknya membebaskan terdakwa I, dan terdak II dari segala tuntutan hukum. (Surya).

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,134PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.