Penetapan Paslon Terpilih Ditunda

MENARAnews, Pangkalan Bun (Kalteng) – Penetapan pasangan calon (paslon) terpilih Pilkada Kabupaten Kotawaringin Barat terpaksa ditunda lantaran penerbitan Surat Keterangan dari Mahkamah Konstitusi RI mengenai Tidak Terdaftarnya Perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah baru akan diterbitkan pada 13 Maret 2017.

Berdasarkan Surat Edaran dari KPU RI No. 199/KPU/III/2017 tertanggal 3 Maret 2017, dijelaskan bahwa tahapan penetapan paslon terpilih yang sejatinya akan dilakukan antara 8 hingga 10 Maret terpaksa diundur karena Mahkamah Konstitusi menunda penundaan penerbitan surat keterangan dari Mahkamah Konstitusi RI tersebut.

Terkait hal ini, Ketua KPU Kab. Kobar, Siti Wahidah, membenarkan mengenai surat edaran dari KPU RI terkait penundaan penetapan paslon terpilih Pilkada Kotawaringin Barat 2017.

“Kita sudah dapat surat edaran tersebut dan saat ini kami masih menunggu surat keterangan dari Mahkamah Konstitusi RI,” terangnya.

Dijelaskan pula dalam surat edaran tersebut, salah satu poin diantaranya menginstruksikan agar KPU provinsi dan kabupaten berkoordinasi dengan Bawaslu provinsi dan Panwaslih kabupaten sehubungan dengan adanya penundaan penetapan paslon terpilih tersebut.

“Kami sudah koordinasi dengan Panwaslih Kabupaten Kotawaringin Barat mengenai penundaan tersebut,” kata Siti Wahidah.

Sementara itu, Ketua Panwaslih Kotawaringin Barat, Triyoyohepie, membenarkan bahwa koordinasi diantara KPU dan Panwaslih Kotawaringin Barat mengenai penundaan tersebut memang telah dilaksanakan.

“Sudah dilakukan kemarin dan salah satu hasilnya kita minta KPU Kotawaringin Barat agar juga memberitahukan penundaan ini kepada seluruh paslon,” ujarnya.

Lebih lanjut Triyoyohepie juga menjelaskan bahwa dengan adanya penundaan penetapan paslon terpilih tersebut, tidak berdampak apapun pada kegiatan Panwaslih Kabupaten Kotawaringin Barat. (riz)

 

Editor: Hidayat

Comments
Loading...