Pemuda yang Ditangkap Bea Cukai Berencana Oplos Ekstasi di Medan

MENARAnews, Medan (Sumut) – Setelah berhasil membeli narkoba jenis ekstasi dari luar negeri, pemuda berinisial G yang ditangkap petugas Bea dan Cukai Polonia, berencana mengoplos ekstasi tersebut.

Tak tanggung-tanggung, satu butir ekstasi akan dioplos menjadi 20 butir.  Ekstasi yang sudah jadi akan diedarkan di Medan.

Namun, belum sempat meracik ekstasi oplosan, G sudah ditangkap petugas. Dari tangannya, disita 76 butir ekstasi. Tak hanya itu, petugas Bea Cukai juga menyita serbuk ekstasi di rumahnya di Jalan Gurilla, Kecamatan MedanPerjuangan. Dia mengaku membeli barang haram itu via online dari Prancis dan Belanda yang kemudian dikirim via pos internasional. Petugas melacak data pengiriman dan menangkap G pada Jumat (03/03/2017).

“Dia belajar secara otodidak, dan dia sudah mau merakit alat untuk meracik ekstasi. Tapi lebih dulu sudah kita tangkap,” kata Kasubdit Reserse Narkoba Polda Sumut AKBP JHS Tanjung didampingi Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe Madya Pabean B Medan Sonny Surachman Ramli, Selasa (07/03/2017).

Dari hasil penyelidikan, G membeli narkoba melalui transaksi online Bitcoin. Sehingga transaksinya sulit dilacak. Satu Bitcoin bisa bernilai sampai Rp 16 juta.

“Dia (tersangka) punya modal 0,02 bitcoin. Jadi nilainya Rp 4 juta,” kata JHS Tanjung.

Transaksi ini adalah modus baru yang ditemukan petugas. Terkait dari siapa ekstasi itu didapat, JHS Tanjung enggan merincinya. Karena masih melakukan pengembangan. G sudah melancarkan aksinya selama tiga bulan. Dalam kurun waktu itu, G berhasil melakukan tiga kali transaksi. Satu paket berhasil lolos dari petugas pos. Sedangkan untuk kedua dan ketiga berhasil digagalkan. (Yug)

Comments
Loading...