Pemprov Kalteng Apresiasi Kinerja TNI

Korem 102/Pjg Monitor Persoalan Tata Batas Kalteng dan Kaltim

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah menilai, Satuan Jajaran Komando Resort Militer (Korem) 102/ Panju Panjung telah berhasil mengambil peran dalam membantu Pemerintah Daerah untuk mengakselerasi pencapaian kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan Gubenur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran melalui PLT Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Syahrin Daulay saat memberikan sambutan kegiatan pembukaan pembukaan Expo Panju Panjung dalam rangka HUT ke-43 Korem 102/Pjg tahun 2017, Sabtu (18/03).

“Kita berharap kegiatan yang serupa kedepannya dapat ditingkatkan lagi,” ujar Syahrin Daulay.

Hadir pada kegiatan tersebut yakni Gubernur Kalteng yang diwakili Plt. Sekda Provinsi Kalteng, Kapolda Kalteng diwakili Wadireskrimum, Ka PT Kalteng yang diwakili hakim tinggi, Unsur FKPD Pemkot P. Raya. Turut hadir Para Dandim jajaran Korem 102/Pjg seperti Dan Yonif 631/Atg, Dan/Ka Balak Aju Rem, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Daerah Kalteng, serta para pelaku usaha.

Danrem 102/Pjg Kalteng Kolonel Arm. M. Naudi Nurdika menyampaikan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memantapkan kemanunggalan TNI bersama rakyat melakui even budaya, sosial dan ekonomi.

“Dengan kegiatan Expo Panju Panjung tahun 2017 ini, diharapkan dapat menstimulasi geliat bisnis yang ada di Kalimantan Tengah serta dapat berkontribusi bagi kemajuan Daerah di masa mendatang,” ujar Naudi Nurdika.

Dia juga menjelaskan, even kegiatan expo ini juga diadakan lomba budaya seperti, tari daerah dan paduan suara lagu kebangsaan, serta hiburan lainnya.

 

Korem 102/Pjg Kawal Persoalan Tata Batas Kalteng – Kaltim

Persoalan sengketa tapal batas antara Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang belum bisa terselesaikan hingga sekarang tidak luput dari perhatian dan monitoring Jajaran Korem 102/Pjg.

Naudi Nurdika ketika dikonfirmasi menaranews.com, Minggu (19/03) menjelaskan, hingga saat ini pihak TNI masih melalukan pemantauan melalui jajaran Kodim dan Koramil di daerah (Barito Utara) yang bersangkutan sampai dengan saat ini.

Menurutnya, persoalan tersebut tentu juga menjadi atensi dan menjadi pengamatan yang dilakukan secara serius untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan.

Dijelaskannya lebih dalam lagi, sejauh ini komunikasi tetap dilakukan terutama dengan aparat di wilayah Kalteng maupun di wilayah Kaltim.

“Hendaknya kita sama-sama menjaga lah. Sekarang ini kan penyelesaiannya masih berproses kan, tentu kita juga terus melakukan analisa-analisa segala kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Tentunya juga dibantu dengan aparat Kepolisian,” tutupnya.(arli)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...