Pemko Palangka Raya Gelar Lomba Unik dengan Hadiah Rp. 100 Juta

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Guna meningkatkan partisipasi warga untuk bergotong royong dan peningkatan kepedulian dalam menjaga lingkungan, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota lomba kampung hijau dan bersih.

Tidak tanggung hadiah yang disediakan mencapai Rp. 100 juta. Aspek penilaian meliputi soal kebersihan, keasrian dan penghijauan, sarana prasarana, dan partisipasi warga dalam bergotong-royong.

Sekitar 562 RT yang ikut dalam penilaian, kecuali RT seluruh Kecamatan Rakumpit tidak ikut dengan alasan terkendala akses jalan yang sulit dan jarak yang cukup jauh untuk melakukan pemantauan setiap Minggu.

“Lomba kampung hijau dan bersih ini sudah dimulai awal Maret 2017. Paling tinggi nilainya ada tingkat partisipasi warganya dalam bergotong royong. Setiap Minggu aktivitas warga di pantau dan di dokumentasikan,” ungkap Kasi Pengelolaan Sampah pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Palangka Raya Muhammad Alfath, Rabu (29/03).

Dia menerangkan lomba ini terbagi dalam dua kawasan yaitu kawasan perdesaan dan kawasan perkotaan. Saat ini tim independen dari 60 mahasiswa terus melakukan pemantauan setiap minggu untuk penilaian tahap pertama (P1) hingga 31 Mei dan hasilnya baru diumumkan pada Juni 2017.

“Setelah itu baru dilakukan penilaian tahap ke dua (P2). Di P2 hanya di ambil 3 besar dari masing-masing kawasan UPT Pengelolaan Sampah Terpadu di 4 kecamatan. Lomba kampung hijau dan bersih di Kota Palangka Raya ini mengadopsi dari Malang, Jawa Timur, ” ucapnya.

Dia membeberkan berdasarkan catatan di Palangka Raya, lomba kampung hijau baru dimulai pada 2016. Juara Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu. Sedangkan untuk Lomba kebersihan tingkat RT tahun 2016, juaranya adalah RT di Jalan Perdana, Kelurahan Menteng, Juara II RT di Jalan Bromo, dan juara III RT di Komplek PCPR, Jalan Diponegoro.

“Tahun kemarin, juara I lomba kampung hijau dapat uang pembinaan Rp8 juta dan juara II Rp6 juta. Uang hadiah itu bisa digunakan untuk membeli sarana prasarana dan bibit untuk penghijauan lingkungan. Ingat ini penilaian final oleh tim juri independen terdiri dari media, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman,” pungkasnya.(AF)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...