http://yoloxxx.com teen camgirl mit geilen titten kommt live zum orgasmus.
spot_img

PDIM Terpuruk, Perlu Penyertaan Modal Kuat

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Belum menunjukkan kontribusi yang berarti bagi pemasukan pendapatan asli daerah (PAD), membuat Perusahaan Daerah Isen Mulang (PDIM) Palangka Raya, masih dinilai terseok-seok untuk berkembang.

Salah satu penyebab mendasar kenapa perusahaan daerah milik Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya itu dinilai sulit berkembang, lebih dikarenakan belum kuatnya penyertaan modal yang diberikan.

“Sampai sekarang ini kondisi PDIM belum juga menunjukan hasil yang optimal.Kami menyarankan Pemko Palangka Raya,  agar secara maksimal membantu, terutama lebih memaksimalkan lagi penguatan penyertaan modal,” ungkap Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Neni A Lambung, Rabu (15/3).

Menurut dia penyertaan modal untuk PDIM masih sangat minim yakni hanya berkisar Rp 1 Milyar, dan itu tidak cukup untuk pengembangan perusahaan daerah tersebut.

“Bisa dibayangkan, dengan penyertaan modal Rp 1 Miliar, untuk gaji dan operasionalnya saja dalam setahun sudah mencapai Rp700 juta lebih, hanya sisanya Rp200-an Juta untuk pengembangan usaha, tentu sudah pasti ini sangat kurang,” katanya.

Lebih lanjut Neni mengatakan, dengan Rp200-an Juta untuk pengembangan usaha, jelas itu tidak cukup dan tidak bisa menutup operasional.

Meskipun lanjut dia, pihak dewan selama ini kerap memberikan kritikan atas perkembangan PDIM, namun pihaknya tetap mencari solusinya agar Perusda itu dapat berkembang dengan baik

Salah satu bentuk usulan yang bisa dipertimbangkan kata dia, maka pemerintah kota bisa belajar dengan daerah yang berhasil mengembangkan perusdanya, contohnya Kabupaten Sukamara Provinsi Kalteng. Dimana disana Pemkabnya mendukung penuh pengembangan perusahaan daerahnya yakni dengan memberikan penyertaan modal sebesar Rp10 Miliar, dan sampai sekarang berkembang bagus.

Karenanya DPRD mengharapkan penyertaan modal untuk PDIM Kota Palangka Raya bisa ditingkatkan atau dimaksimalkan, seperti yang dilakukan Pemkab Sukamara.

“Berikan kepercayaan dan tanggung jawab kapada PDIM untuk mengelola Perusda dengan biaya penyertaan modal yang lebih besar, yang penting mereka bertanggung jawab selama lim tahun,” tegasnya.

Bahkan kalau perlu, lanjutnya, PDIM membuat kontrak perjanjian kerja dengan pemerintah kota bahwa apabila dalam waktu, misalkan tiga (3) tahun dengan penyertaan modal yang besar tersebut, namun kenyataanya tidak berkembang juga, mereka harus siap mundur.

Berikan kesempatan kepada PDIM untuk mengelola penyertaan modal dengan baik dan bertanggung jawab, dengan catatan mereka memiliki program kerja yang jelas dan tertukur serta mampu memberikan kontribusi/pemasukan untuk PAD Kota Palangka Raya dalam waktu yang ditentukan. Sebenarnya apa yang sudah mereka programkan ke depan itu sudah jelas, hanya butuh modal.

“Kami sudah mendengarkan secara langsung dari pihak PDIM tentang kondisi tersebut  saat  rapat dengar pendapat (RDP). Kami pun dari Komisi B bersama PDIM berencana melakukan study banding ke Kabupaten Sukamara untuk belajar serta.melihat secara langsung pengembangan perusda dikabupaten itu,” tutupnya.(AF)

Editor: Hidayat

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
3,134PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles

dirtyhunter.tube unique blonde woman in art erotica.