Panwaslu Pandeglang Siapkan Berkas Hasil Pengawasan Jelang Sidang Perdana Sengketa Pilgub Banten

MENARAnews, Pandeglang (Banten) – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pandeglang mengaku siap menghadapi sidang perdana gugatan perselisihan Pilkada Banten yang diajukan tim hukum pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut dua Rano Karno-Embay Mulya Syarief.

Kesiapan itu, dilakukan dengan menyusun semua berkas laporan hasil pengawasan selama tahapan Pemilihan Gubernur Banten, mulai dari pemutakhiran data pemilih hingga rekapitulasi suara tingkat kabupaten, serta berkas penanganan pelanggaran selama tahapan berlangsung.

“Insa allah kami siap. Kami telah menyiapkan laporan hasil pengawasan 5 tahapan, temuan-temuan dan dugaan pelanggaran yang ditangani Panwaslu. Berkasnya tidak terlalu banyak, tetapi kami akan serahkan ke Bawaslu,” ujar Ketua Panwaslu Pandeglang, Nana Subana, Rabu (15/3/2017).

Namun, Nana mengungkapkan, laporan itu hanya bentuk antisipasi jika dalam proses sidang gugatan, Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) meminta seluruh laporan sebagai bahan kajian karena sidang perdana yang akan dilaksanakan MK pada Kamis sore (16/3/3017) itu, belum ada kaitannya dengan lembaga pengawas.

“Sidang pertama di MK itu baru pemeriksaan perkara, jadi belum masuk ke pengawasan, jadi belum ada kaitan dengan lembaga pengawas. Perlu dicatat, lembaga pengawas hanya pemberi keterangan jika diminta oleh hakim. Lagi pula, 3 unsur yang akan menjalani sidang meliputi pemohon, termohon dalam hal ini KPU, dan pihak terkait yakni Paslon lain,” paparnya.

Kendati demikian, lembaga pengawas dinilai perlu menyiapkan segala sesuatu hal yang dianggap penting dalam melengkapi kebutuhan persidangan. Terlebih, Panwaslu juga tidak mengetahui kapan berkas itu akan diperlukan MK. Artinya, Hakim MK bisa saja dengan tiba-tiba meminta bukti pendukung dari lembaga pengawas.

“Kami hanya mendukung kebutuhan berkas yang sekiranya akan diperlukan. Karena berdasarkan lembar gugatan yang diajukan pemohon, tidak tertera Kabupaten Pandeglang sebagai wilayah yang bermasalah selama proses tahapan hingga pemungutan suara,” tutur Nana seraya menyebutkan daerah-daerah yang disebutkan pemohon untuk dimintai klarifikasi, hanya Kota Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Lebak, dan Kota Serang.

Diketahui, gugatan perselisihan Pilkada Banten yang diajukan tim hukum pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut dua Rano-Embay telah diregistrasi oleh MK, dan akan dilangsungkan pada Kamis esok. Diagendakan, sidang sengketa perdana Pilgub Banten ini akan dimulai pukul 16.00 WIB. (Kr)

 

Editor: Irdan

Comments
Loading...