Palangka Raya Kekurangan Tenaga Apoteker

MENARAnews, Palangka Raya (Kalteng) – Dampak tidak adanya penerimaan PNS sangat dirasakan di Kota Palangka Raya, hal itu terlihat di bidang kesehatan terutama tenaga apoteker yang berada di Puskesmas.

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Bidang Jaminan Sumber Daya Kesehatan (JSK) Dinas kesehatan Kota Palangka Raya, Agustinawati, bahwa tiga apoteker di setiap puskesmas masih sangat kurang.

“Saat ini kita hanya mempunyai 4 apoteker yang harus bekerja di 10 puskesmas yang ada di kota Palangka Raya,” ucapnya saat dikonfirmasi di ruangan kerjanya, Kamis (30/3).

Dia melanjutkan, ke empat apoteker yang dimiliki harus bekerja mobile ke puskesmas yang lain, supaya semua puskesmas bisa ter-back up semua sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal.

“Puskesmas Kayon untuk melayani daerah Bukit Hindu dan Menteng, sedangkan Kel. Panarung untuk melayani puskesmas Marina, Pahandut untuk melayani Puskesmas Kereng,” jelasnya.

Dikatakannya, 1 apoteker harus mengcover 1-2 puskesmas, sehingga kerjanya cukup mobile, dan itu pasti cukup kewalahan, namun karena itu yang dimiliki meski dimaksimalkan.

“Kota cantik Palangka Raya memiliki 10 puskesmas, meskinya setiap puskesmas memiliki 1 apoteker, ataupun 1 asisten apoteker,” harapnya.

Tambahnya, dari 10 puskesmas hanya 4 yang memiliki apoteker, seperti yang dikatakannya di atas, hal ini lah yang saat ini cukup menjadi kendala dalam pendistribusian obat-obatan ke setiap puskesmas.(AF)

Editor : Hidayat

Comments
Loading...